Breaking News:

Petugas Tutup Banyak Jalan Tikus di Kota Tasikmalaya Agar Tak Dilintasi Pemudik

"Jadi selain ada tiga jalur utama yang masuk Kota Tasikmalaya, setelah kami hitung ada 19 lagi jalan alternatif dan jalan tikus," ujar Muhammad Yusuf.

Istimewa
Plt Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf, memimpin apel Satgas Covid-19 Kota di Taman Kota, Kamis (17/12) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA- Banyaknya titik penyekatan di wilayah Kota Tasikmalaya hingga mencapai 22 lokasi, karena banyak jalur alternatif dan jalur tikus.

"Jalur mudik yang masuk wilayah kita dari luar daerah, banyak jalur alternatif dan jalan-jalan kecil (jalan tikus, Red)," kata Plt Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf, di Bale Kota, Jumat (23/4/2021).

Agar pelaksanaan larangan mudik berjalan efektif, jalan-jalan seperti itu mau tidak mau masuk dalam penyekatan.

"Jadi selain ada tiga jalur utama yang masuk Kota Tasikmalaya, setelah kami hitung ada 19 lagi jalan alternatif dan jalan tikus," ujar Muhammad Yusuf.

Jalan alternatif dan jalan tikus ini sebagian besar berada di pinggiran wilayah barat kota, hingga memudahkan pemudik dari wilayah Jabodetabek plus Bandung masuk wilayah kota.

Baca juga: Jelang Persib Bandung vs Persija Jakarta, Nick Kuipers Yakin Bisa Membalikkan Keadaan

Baca juga: Gelagat Aneh Serda Mes Guntur Ari, Dua Kali Pamitan, Istri Menangis Baca Pesan di Grup Nanggala-402

"Dari jalan Cisinga saja, berapa jalan kecil yang tembus ke wilayah kota. Belum dari arah Singaparna," ujar Yusuf.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Doni Hermawan, mengatakan polisi sudah menyiapkan ratusan personel ditambah bantuan dari TNI, Dishub, Satpol PP, dan lainnya untuk mengisi seluruh pos penyekatan.

"Kami sudah siap melakukan penyekatan. Di wilayah kota akan dimulai Senin (26/4/2021)," kata Doni. 

Sebelumnya diberitakan,  berkoordinasi dengan Polres Tasikmalaya Kota, Pemkot menyiapkan 22 titik penyekatan.

"Kami memang khawatir muncul klaster mudik. Karena itu, kami perketat antisipasi arus mudik, dengan menyiapkan 22 titik penyekatan," kata Muhammad Yusuf.

Baca juga: Warga Bantul Berdoa Bersama untuk KRI Nanggala-402 dan Awak Kapal Selam Itu

Baca juga: Mudik Dilarang, Tapi Tempat Wisata Boleh Beroperasi, Begini Kata Satgas Covid-19 Indramayu

Menurut Yusuf, akumulasi kasus Covid-19 Kota Tasikmalaya sudah lebih dari 5.000.

"Ini harus menjadi perhatian serius agar kasus tidak muncul lagi. Atau minimal tidak terjadi lagi klaster. Makanya antisipasi dilakukan terhadap munculnya kalster mudik," ujar Yusuf.

AKBP Doni Hermawan, menambahkan, dari 22 titik penyekatan ada tiga lokasi yang utama, yakni Lingkar Gentong, Karangresik (perbatasan Kota Tasikmalaya-Ciamis), dan Cikunir (perbatasan Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

"Tiga titik penyekatan ini ada di jalur utama jalan negara dan provinsi. Yang lainnya ada di jalur alternatif," kata Doni. 

Penulis: Firman Suryaman
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved