VIDEO-Berkunjung Ke Sapu Lidi Cafe, Resort and Gallery Bernuansa Pesawahan dan Pedesaan
Suasana sejuk khas bernuansa desa, gemuruh suara aliran air sungai menghiasi suasana Sapu Lidi Cafe, Resort and Gallery
Penulis: Wildan Noviansah | Editor: Teguh Kurnia
Sebagai Cafe, Resort and Gallery yang mengusung tema yang unik, Sapu Lidi berhasil menarik perhatian para pengunjung baik lokal maupun mancanegara. Menurut Irwan sebelum pandemi, pengunjung per minggu nya bisa mencapai 5000 orang.
Hampir dari Sabang sampai Merauke pengunjung dari seluruh Indonesia sudah pernah berkunjung ke tempat ini," kata dia.
Sejauh ini banyak pengunjung mancanegara yang berdatangan seperti wisatawan dari Negara Malaysia, Singapura, Taiwan, Amerika dan Eropa.Respon yang diberikan pengunjung pun sangat baik.

Salah satu pengunjung, Dhita mengatakan, dirinya sangat senang berkunjung ke Sapu Lidi.
Enak banget suasananya, unik bisa makan makanan Sunda disawah. Apalagi pas saya nginep, saya harus dayung perahu dulu buat ke kamarnya,” ujarnya.
Harga makanan yang ditawarkan di Sapu Lidi beragam, mulai dari Rp 50 Ribu hingga Rp 100 Ribu. Sedangkan untuk penginapan, harga yang ditawarkan berkisar dari Rp 50p Ribu hingga Rp 3,5 Juta per malamnya tergantung jenisnya.
Jam opersional untuk weekday mulai dari pukul 11.00-17.00 WIB dan untuk weekend mulai dari pukul 09.00-21.00 WIB. Sedangkan untuk Resort buka 24 jam.
Selain cabang di Bandung, Irwan mengatakan, sejauh ini Sapu Lidi sudah membuka cabang di beberapa lokasi di Indonesia diantaranya di Labuan Bajo dan Ubud.
Sebagai manager operasional disana, Befti berharap Sapu Lidi bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas baik wisatawan lokal maupun mancanegara.
Harapan saya semoga Sapu Lidi dikenal banyak orang wisatawan lokal dan Mancanegara, bisa bertambah fasilitas dan bisa membuka cabang lebih luas." pungkasnya (*)
Penulis: Wildan Noviansah
Video Editor: Edwin Tk