Perawat RS Siloam Palembang Dianiaya
Persatuan Perawat Nasional Akan Kawal Kasus Perawat Dianiaya Keluarga Pasien di RS Siloam Palembang
Pihaknya akan mendorong proses hukum agar pelaku berinisial JT (38) yang menganiaya perawat RS Siloam Sriwijaya mendapat hukuman sesuai perbuatannya
TRIBUNJABAR.ID, PALEMBANG - Dewan Pengurus Pusat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPP PPNI) mendorong proses hukum pelaku kasus perawat rs siloam palembang dianiaya
Kasus perawat dianiaya keluarga pasien di palembang ini terjadi di RS Siloam Sriwijaya Palembang, Kamis (16/4/2021).
Hal itu disampaikan oleh Ketua DPP PPNI Bidang Infokom, Rohman Azzam.
Mengapa Persib Bandung Mampu Comeback Lawan PS Sleman? Ini Analisis Tantan
Ini Pemain Persib Bandung yang Tuai Pujian dari Robert Alberts setelah Kalahkan PS Sleman 2-1
Ia menyatakan, DPP PPNI akan mengawal proses hukum kasus tersebut sampai tuntas.
Pihaknya akan mendorong proses hukum agar pelaku berinisial JT (38) mendapat hukuman sesuai perbuatannya.
"Kita akan mengawal proses hukum melalui Badan Bantuan Hukum (BBH) yang dibentuk DPP PPNI, sampai proses hukumnya tuntas," ujarnya saat dihubungi Tribunnews.com, Sabtu (17/4/2021).
"Mendorong proses hukum agar pelaku mendapat hukuman yang setimpal," lanjut dia.
Rohman melanjutkan, pihaknya akan terus mendampingi perawat berinisial CRS (28) yang menjadi korban penganiayaan.
"PPNI akan terus mendampingi anggota dalam proses hukum," ungkapnya.
Sebelumnya, Ketua Umum DPP PPNI, Harif Fadhillah mengatakan, pihaknya mengutuk keras peristiwa penganiayaan pada perawat Rumah Sakit Siloam Sriwijaya.
"Memerintahkan DPW PPNI Sumatera Selatan, DPD PPNI Kota Palembang, DPK PPNI RS Siloam Sriwijaya, Bidang Hukum dan Pemberdayaan Politik DPP PPNI, dan Badan Bantuan Hukum (BBH) PPNI untuk melakukan langkah-langkah hukum terhadap pelaku kekerasan bersama RS Siloam Sriwijaya Palembang," ujarnya melalui keterangan yang diterima Tribunnews.com, Sabtu.
Berita perawat di Palembang dianiaya
BERITA VIRAL Perawat Dianiaya Keluarga Pasien di Palembang, Pelaku Mengaku Polisi, Ini Awal Mulanya
Penganiaya Perawat di Palembang Minta Perawat Bersujud, Korban Kini Trauma Berat
Harif menyebut, tindak kekerasan terhadap perawat yang sedang menjalankan tugas profesinya merupakan ancaman terhadap keamanan di tempat kerja dan sistem pelayanan kesehatan.
"Kekerasan ini juga sangat dikecam komunitas perawat di seluruh dunia," kata dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/perawat-rs-siloam-palembang-dianiaya-2.jpg)