Ramadan 1442 H
Warga Tak Berani Tabuh Bedug di Masjid Nurulmuhtadien Indramayu, Buaya Jelamaan Datang Jika Ditabuh
Bedug di Masjid Jami Nurulmuhtadien Jatisawit, Kecamatan Jatibarang, Indramayu tak pernah ditabuh. Jika ditabuh, buaya jadi-jadian berdatangan.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: Kisdiantoro
Tribunjabar.id/Handika Rahman
Masjid Jami Nurulmuhtadien Jatisawit, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Kamis (15/4/2021).
Didin Nurudin menceritakan, berdasarkan cerita yang berkembang di masyarakat, bedug ini hanya boleh dibunyikan apabila Desa Jatisawit tengah dilanda marabahaya saja, seperti banjir dan lain sebagainya.
Setelah ditabuh, Ki Jumat yang merupakan jelmaan buaya tersebut akan datang menolong warga di Desa Jatisawit.
"Sejak saat itu, tidak pernah ada lagi bunyi bedug di sini, karena kan kalau setiap waktu salat bunyi bedug, buaya-buaya pada datang, jadi hanya pada saat marabahaya saja," ujar dia.