Breaking News:

Penggunaan LPG Meningkat Saat Ramadan, Pertamina Tambah Pasokan di Bandung Raya dan Sumedang

Pihaknya sudah menyalurkan tambahan pasokan dan kebutuhan di lapangan juga akan terus dimonitor melalui tim Satgas RAFI

Istimewa
Petugas Pertamina saat melakukan pengecekan pasokan LPG 3 kilogram. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - PT Pertamina (Persero) melalui Pemasaran Regional Jawa Bagian Barat memprediksi kebutuhan LPG di wilayah Bandung Raya termasuk Kabupaten Sumedang dan Priangan Timur meningkat pada bulan Ramadan tahun ini.

Hal tersebut karena kegiatan memasak masyarakat selama Ramadan juga meningkat, sehingga PT Pertamina sudah melakukan antisipasi kekurangan stok LPG dengan menambah pasokan LPG subsidi 3 kilogram secara bertahap di wilayah Bandung Raya Raya dan Priangan Timur.

“Kami memperkirakan adanya peningkatan kebutuhan LPG untuk kegiatan memasak masyarakat selama Bulan Ramadan," ujar Unit Manager Communication, Relations & CSR Regional Jawa Bagian Barat, Eko Kristiawan, melalui keterangan tertulis yang diterima Tribun, Kamis (15/4/2021).

Untuk itu, kata Eko, pihaknya sudah menyalurkan tambahan pasokan dan kebutuhan di lapangan juga akan terus dimonitor melalui tim Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas RAFI).

Eko mengatakan, total tambahan pasokan LPG untuk wilayah Bandung Raya dan Priangan Timur selama bulan Ramadan adalah sekitar 11,5 persen atau lebih dari 1,3 juta tabung, dari rata-rata penyaluran normal yaitu lebih dari 11 juta tabung.

"Dilaksanakan secara bertahap sejak awal bulan April 2021, pasokan fakultatif atau penambahan alokasi LPG 3 kilogram bersifat situasional, atau dilakukan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," katanya.

Baca juga: Ade Barkah Jadi Tersangka Kasus Suap di Indramayu, Ace Hasan : Golkar Jabar Digantikan oleh Saya

Eko menambahkan, bagi masyarakat yang berhak menggunakan LPG subsidi 3 kilogram ini bisa dengan mudah membeli di pangkalan LPG resmi Pertamina yang tersebar hingga seluruh desa di wilayah Bandung Raya dan Priangan Timur.

Hingga saat ini, kata dia, terdapat 200 agen LPG PSO di wilayah Bandung Raya, serta 145 agen LPG PSO di wilayah Priangan Timur, yang siaga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Dengan membeli di pangkalan resmi Pertamina, masyarakat akan memperoleh harga sesuai dengan Surat Keputusan Walikota atau Bupati yang berlaku,” ucap Eko.

Ia mengatakan, jika mengacu dengan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 104 Tahun 2007 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Penetapan Harga Liquefied Petroleum Gas Tabung 3 Kilogram, bahwa LPG 3 kilogram bersubsidi ino diperuntukkan hanya bagi masyarakat kurang mampu.

Baca juga: Daerah Ini Perketat Penjagaan Saat Arus Mudik, Jalur Alternatif Juga Diawasi

Selain itu, LPG 3 kilogram juga diperuntukan untuk pelaku usaha mikro atau usaha yang asetnga maksimal Rp 50 juta dan omset maksimal Rp 300 juta per tahun.

"Sedangkan untuk usaha kecil, menengah, dan atas, serta masyarakat yang tergolong mampu diharapkan menggunakan LPG Non Subsidi Bright Gas 5,5 Kg dan 12 Kg agar pendistribusian LPG subsidi lebih tepat sasaran," kata Eko.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved