Breaking News:

Dua Anggota DPRD Jabar Tersangka Suap

Anggotanya Jadi Tersangka Kasus Suap, DPRD Jabar hormati proses hukum yang dijalani ABS

Ketua Badan Kehormatan DPRD mengatakan menghormati proses hukum yang dijalani Anggota DPRD Jabar Ade Barkah Surahman yang ditetapkan jadi tersangka

istimewa

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ketua Badan Kehormatan DPRD Provinsi Jawa Barat, M Hasbullah Rahmat, mengatakan pihaknya menghormati proses hukum yang tengah dijalani oleh Anggota DPRD Jabar Ade Barkah Surahman yang ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK

Seperti diketahui, Ade Barkah Surahman ditetapkan menjadi tersangka oleh KPK bersama Siti Aisyah Tuti Handayani yang merupakan Anggota DPRD Jabar periode 2014-2019. Ade Barkah Surahman merupakan Wakil Ketua DPRD Jabar dari Fraksi Partai Golongan Karya.

"Kami menghormati proses yang sedang berjalan dan pasti mereka juga didampingi pengacara," kata Hasbullah saat dihubungi melalui ponsel, Kamis (15/4).

Baca juga: BREAKING NEWS, Dua Anggota DPRD Jabar Ditetapkan KPK Sebagai Tersangka Kasus Suap di Indramayu

Berkaitan dengan proses hukum tersebut, katanya, Badan Kehormatan DPRD Jabar tidak bisa masuk ke ranah hukum yang sudah ditanganin KPK

"Tidak ada kewengan dalam tatif dan kode etik Badan Kehormatan Dewan mencampuri perkara dan perdata yang sudah ditangan lembaga lain," katanya.

Badan Kehormatan DPRD Jabar, katanya, bertugas menerima pengaduan dan menjaga marwah lembaga dewan secara institusi. Jika sudah ada keputusan hukum yang mengikat, katanya, barulah Badan Kehormatan DPRD Jabar akan membahasanya di internal. 

Mengenai penggantian posisi Ade Barkah Surahman sebagai anggota dewan, katanya, terdapat aturan yang berlaku.

Baca juga: VIDEO-Dua Anggota DPRD Jabar Ditetapkan KPK Sebagai Tersangka Kasus Suap di Indramayu dan Ditahan

Penggantian Antar Waktu (PAW), katanya baru bisa dilakukan setelah ada ketetapan hukum yang mengikat.

"Ya kan ada aturan kalau PAW berdasarkan UU, yaitu berhalangan tetap, mengundurkan diri, dan terlibat perkara pidana, harus ada putusannya. Sekarang dalam proses pendalaman oleh KPK, belum ada tuntutannya," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan ABS, Anggota DPRD Jabar periode 2014-2019 dan 2019-2024, serta STA, anggota DPRD Jabar periode 2014-2019, sebagai tersangka kasus suap di Kabupaten Indramayu, Kamis (15/4/2021).

Halaman
123
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved