Breaking News:

Beli Sepeda Motor Curian Melalui Media Sosial, Pria di Cirebon Terpaksa Berurusan dengan Polisi

Korban yang melihat postingan itu merasa curiga karena sepeda motor yang ditawarkan tersangka mirip seperti miliknya yang hilang dicuri.

Tribun Cirebon/ Ahmad Imam Baehaqi
Plt Wakapolresta Cirebon, Kompol Purnama (kedua kiri), saat menunjukkan barang bukti sepeda motor dalam konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (10/4/2021). 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pria berinisial HR (38) ditangkap petugas Polresta Cirebon setelah membeli sepeda motor hasil curian melalui media sosial.

Plt Wakapolresta Cirebon, Kompol Purnama, mengatakan, tersangka mengunggah foto sepeda motor tersebut ke media sosial.

Namun, postingan itu diketahui pemilik sepeda motornya dan berpura-pura tertarik membelinya.

"Korban meminta tersangka bertemu di wilayah Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon," ujar Purnama saat konferensi pers di Mapolresta Cirebon, Jalan R Dewi Sartika, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Sabtu (10/4/2021).

Ia mengatakan, korban yang melihat postingan itu merasa curiga karena sepeda motor yang ditawarkan tersangka mirip seperti miliknya yang hilang dicuri.

Bahkan, saat bertemu dengan HR korban langsung meyakini bahwa sepeda motor tersebut merupakan miliknya.

Menurut dia, tersangka sempat mengelak saat ditanya korban mengenai asal-usul sepeda motor yang dijualnya.

Baca juga: LINK Live Streaming RCTI Ikatan Cinta Malam Ini, Aldebaran dan Andin Dapat Kejutan, Bakal Honeymoon?

"Akhirnya, tersangka lansung dibawa ke Mapolsek Talun," kata Purnama.

Purnama menyampaikan, setelah diinterogasi petugas HR mengakui bahwa sepeda motor tersebut dibeli dari seseorang melalui media sosial.

Namun, akun tersebut telah diblokir setelah transaksi sepeda motor selesai.

HR membeli sepeda motor itu seharga Rp 500 ribu dan menjualnya kembali senilai Rp 1,5 juta.

"Tersangka dijerat Pasal 362 KUHP juncto Pasal 480 KUHP dan diancam hukuman maksimal empat tahun penjara," ujar Purnama.

Baca juga: Berangkat Melaut, Nelayan Justru Temukan Bangkai Paus di Perairan Desa Bungko Cirebon

Baca juga: Gudang Tuak di Kandang Ayam di Tasik Terbongkar, Berawal dari Warga Curiga Kandang Ayam Bau Masam

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved