Suara Ridwan Kamil Bergetar, Menahan Haru Saat Peletakan Batu Pembangunan Masjid Syaikh 'Ajlin
Dimulainya pembangunan kembali Masjid Syaikh 'Ajlin di Gaza, Palestina, menjadi momentum yang sangat emosional bagi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Giri
Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam
TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Dimulainya pembangunan kembali Masjid Syaikh 'Ajlin di Gaza, Palestina, menjadi momentum yang sangat emosional bagi Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Masjid yang dihancurkan Israel pada 2014, menyisakan puing-puing.
Ridwan Kamil sendiri menjadi arsitek perancang masjid yang akan terlahir kembali melalui donasi masyarakat Indonesia tersebut.
Kegiatan seremoni peletakan batu pertama Masjid Syaikh 'Ajlin pun dilakukan di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Rabu (7/4/2021).
Acara ini terhubung melalui siaran langsung secara digital dengan lokasi pembangunan masjid di Kampung Syaikh 'Ajlin di pinggir pantai Gaza.
Disampaikan dalam Bahasa Inggris dan didengar langsung oleh masyarakat di Indonesia dan Palestina, sambutan Ridwan Kamil sempat terhenti sejenak beberapa kali.
Ridwan Kamil berusaha menahan rasa haru, sedih, dan rasa semangat untuk melanjutkan pidato sambutannya.
Ridwan Kamil tak kuasa menahan emosinya dengan berhenti sejenak dan berkali-kali menghela napas saat menyampaikan semangatnya membantu rakyat Palestina untuk membangun kembali masjid-masjid yang telah dihancurkan Israel.
Baca juga: Persib Hanya Bawa 20 Pemain, Jumlah Kiper Sudah Pasti Dikurangi, Berangkat Besok
Baca juga: Petani di Desa Suntenjaya Lembang Kewalahan Terima Orderan Sayuran, Padahal Dulu Sulit Menjualnya
Baca juga: Masih Lajang Meski Berusia 58 Tahun, Pria Ini Ingin Lamar Ibunya Eh Dapat Anak Masih 19 Tahun
"Hari ini kita menjadi saksi pembangunan kembali Masjid Syaikh 'Ajlin yang pada 2014 dihancurkan oleh Israel. Tapi dengan semangat kita, dengan jihad kita.., jika seseorang.., jika seseorang menghancurkan satu masjid, kita akan membangun 1.000 masjid lagi," kata Ridwan Kamil dengan suara yang bergetar, disaksikan ibundanya tercinta, Tjutju Sukaesih, yang ikut hadir dalam acara tersebut.
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini mengatakan masyarakat Indonesia harus bersyukur bisa dengan aman mendirikan masjid dan beribadah dengan aman di Indonesia.
Sedangkan, mendirikan masjid dan beribadah di Palestina membutuhkan perjuangan yang sampai mempertaruhkan nyawa.
Suara Ridwan Kamil kembali bergetar dan pidatonya berhenti sejenak saat menyampaikan harapannya jika masjid ini telah selesai dibangun dan dapat dimanfaatkan oleh warga Gaza.
"Kami berharap dengan peletakan batu pertama ini, Allah akan memberi kelancaran. Menjadi tempat ibadah, tempat mujahidin Palestina, melahirkan ribuan hafiz Alquran..., jadi pusat peradaban Gaza," katanya.