Ibu dan 2 Anak di Bandung Meninggal

Misteri Surat Bertuliskan PAMIT di TKP Ibu Muda di Bandung Bunuh Diri, 2 Anak Balitanya Juga Tewas

Di lokasi ibu muda bunuh diri di KBB, polisi menemukan sepucuk surat yang bertuliskan PAMIT.

Penulis: Wildan Noviansah | Editor: taufik ismail
Tribunjabar.id/Kisdiantoro
ILUSTRASI - Tewas akibat gantung diri. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Wildan Noviansah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Kasus penemuan mayat yang terdiri dari Ibu dan kedua anaknya di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengejutkan publik. 

Dalam kasus tersebut diduga sang ibu membunuh kedua anaknya terlebih dahulu sebelum akhirnya mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. 

Menyoal kasus tersebut, kepala desa tempat korban tinggal, Darya Suganda mengatakan, kasus tersebut dipicu beberapa hal salah satunya utang sang ibu sebesar Rp 8 juta tanpa sepengetahuan suaminya. 

Baca juga: Tingkah Lucu Pasangan Bukan Muhrim di Tasik Kepergok Ngamar, Lama Buka Pintu, Saat Dibuka Ternyata

Baca juga: Bupati Indramayu Naik Pitam, Temukan Pembelian Obat Kedaluwarsa Senilai Rp 1,2 M Saat Sidak RSUD

"Sebenarnya masih simpang siur penyebabnya dan belum bisa menyimpulkan, tapi saya mendapat laporan dari suaminya langsung, katanya istrinya punya utang Rp 8 Juta tanpa sepengetahuan dirinya," katanya saat ditemui di kantornya, Kamis (8/4/2021). 

Darya menambahkan, pemicu lain dari kasus tersebut adalah masalah rumah tangga. 

Menurut Darya, di lokasi ditemukan surat wasiat yang bertuliskan kata" PAMIT" yang besar.

Namun bukti tersebut langsung diamankan pihak kepolisian yang bertugas menangani kasus tersebut. 

"Memang betul adanya surat wasiat itu, tapi kami sendiri pihak desa bahkan keluarga belum bisa melihat surat tersebut karena langsung diamankan pihak kepolisian bersama handphone suaminya," kata dia. 

Saat ini tengah dilakukan autopsi pada ketiga korban di Rumah Sakit Sartika Asih.

Darya mengatakan diduga DRY meracuni anaknya terlebih dahulu. 

"Yang saat ini sedang diselidiki itu penyebab anaknya meninggal, diindikasikan ibunya meracuni anaknya terlebih dahulu karena mulut anaknya yang berbusa," ucapnya.

Sampai saat berita ini diterbitkan, belum ada kejelasan terkait hasil autopsi dan penyebab utama kasus tersebut. 

Pihak desa hanya bisa menunggu hasil autopsi keluar. 

"Kami saat ini hanya bisa menunggu hasil autopsi dari pihak rumah sakit dan kepolisian agar semuanya jelas." ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved