Minggu, 10 Mei 2026

Gempa Bumi

Mengenal John Milne, Penemu Seismograf, Berjasa dalam Perkembangan Alat Ukur Gempa Bumi

John Milne berjasa dalam perkembangan penelitian mengenai gempa bumi. Dia adalah ahli geologi dan insinyur penemu seismograf.

Tayang:
Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
shutterstock
Mengenal John Milne, Penemu Seismograf, Berjasa dalam Perkembangan Alat Ukur Gempa Bumi 

TRIBUNJABAR.ID - John Milne berjasa dalam perkembangan penelitian mengenai gempa bumi.

Dia adalah ahli geologi dan insinyur penemu seismograf.

Seismograf merupakan alat untuk mengukur kekuatan gempa.

Di negara rawan bencana seperti Indonesia, penggunaan seismograf kerap digunakan karena seringnya terjadi peristiwa gempa.  

Bencana alam ini juga baru terjadi di Jepang berkekuatan magnitudo 7,2 pada Sabtu (20/3/2021) sekitar pukul 18.09 waktu setempat.

Baca juga: Gembar-gembor Ibu Kota Negara Pindah ke Pulau Kalimantan, Benarkah Bebas dari Gempa? Ini Faktanya

Baca juga: Jangan Panik, Lakukan Ini Bila Terjadi Gempa Bumi, Lengkap Persiapan Sebelum dan Sesudah Guncangan

Gempa di perairan Pasifik, wilayah Miyagi ini berkedalaman 60 kilometer.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) memberi peringatan dini gelombang tsunami sekitar setinggi 1 meter. 

Berbeda dengan bencana alam lain, seperti banjir, longsor, gunung meletus, dan sejenisnya.

Gempa bisa datang kapan saja dan dalam waktu singkat dapat memporakporandakan bangunan di permukaan bumi. 

Mari mengenal lebih jauh soal seismograf dan penemunya, John Milne.

Bagaimana sepak terjang John Milne dalam usahanya mengembangkan seismograf?

Seorang warga tengah memperhatikan seismograf atau alat pengukur gerakan vulkanik Gunung Tangkubanparahu di Pos Pemantauan Gunung Tangkubanparahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (22/2/2013).
Seorang warga tengah memperhatikan seismograf atau alat pengukur gerakan vulkanik Gunung Tangkubanparahu di Pos Pemantauan Gunung Tangkubanparahu, Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jumat (22/2/2013). (Zezen Zaenal M)

Jadi profesor di Jepang

John Milne lahir pada 30 Desember 1850 di Liverpool, Inggris.

Dilansir dari Lemelson, ia bersekolah di King's College dan Royal School of Mines, di mana dia mendapatkan mandat untuk menjadi insinyur pertambangan.

Milne pertama kali mulai bekerja di Eropa dengan melakukan penyelidikan mineral untuk tambang.

Sumber: Kompas
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved