Breaking News:

Razia Narkoba hingga Senjata Tajam, Petugas Gabungan Malah Temukan Barang Ini di Lapas Sumedang

Ratusan petugas gabungan menemukan berbagai barang terlarang saat melakukan razia di kamar penghuni Lapas Kelas II B Sumedang, Selasa (6/4/2021) malam

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Petugas gabungan saat melakukan razia di Lapas Kelas II B Sumedang, Selasa (6/4/2021) malam. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Ratusan petugas gabungan menemukan berbagai barang terlarang saat melakukan razia di kamar penghuni Lapas Kelas II B Sumedang, Selasa (6/4/2021) malam.

Razia tersebut dilakukan oleh 100 petugas gabungan yang terdiri atas 40 polisi, 10 petugas Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sumedang, dan 50 petugas dari lapas.

Kepala Lapas Kelas II B Sumedang, Imam Sapto, mengatakan, dalam razia tersebut petugas gabungan hanya menemukan barang-barang seperti gantungan baju besi, sendok, batu, cukuran janggut, dan parfum.

"Barang-barang tersebut tetap dilakukan penyitaan, walaupun barangnya bukan senjata tajam," ujar Imam Sapto saat ditemui seusai melakukan razia.

Atas hal tersebut pihaknya tidak memberikan sanksi yang tegas terhadap para penghuni lapas tersebut. Tetapi pihaknya hanya memberikan teguran secara lisan.

Baca juga: DPRD Jabar Menyebut Pemekaran Desa Penting untuk Solusi Pemerataan Pembangunan

Baca juga: Siapa Yuyun Sukawati yang Dicekik dan Diseret Penulis Skenario? Pernah Main Bareng Wabup Bandung

Sebetulnya, kata dia, sasaran utama dalam razia tersebut yakni narkoba, obat-obatan terlarang, dan senjata tajam, namun barang itu tidak ditemukan petugas.

"Termasuk alat-alat elektronik yang tidak bisa digunakan di dalam tahanan," kata Imam.

Imam mengatakan, jumlah tahanan yang ada di Lapas Kelas II B Sumedang ini terdapat sekitar 186 penghuni lapas yang terdiri dari 130 orang narapidana, 56 orang tahanan. 

Baca juga: Jual Istri ke Pria Hidung Belang, Suami Berada di Kamar Sama untuk Semangati dan Lakukan Hal Ini

Baca juga: Sebelumnya Minta Media Tak Tayangkan Arogansi Polisi, Kapolri Listyo Sigit Prabowo Minta Maaf

Dari 186 orang penghuni lapas tersebut, kata Imam, sebanyak 185 orang merupakan laki-laki dan seorang perempuan. 

"Mereka dibagi ke dalam tiga blok, yaitu Blok Asahan sebanyak tujuh kamar, Blok Berantas sebanyak tujuh kamar, dan Blok Citarum sebanyak tiga kamar," ucapnya. (*)

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved