Breaking News:

Longsor di Kabupaten Bandung

Galian C Ilegal yang Longsor di Soreang Tingginya 160 Meter dan Lebar 250 Meter, Warga Harus Waspada

Pemkab Bandung mengimbau warga di sekitar galian C ilegal yang longsor harus waspada.

Tribun Jabar/Lutfi Ahmad Mauludin
Longsor galian C ilegal di Soreang, Kabupaten Bandung, yang mengancam permukiman warga. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Lutfi Ahmad Mauludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Galian C yang longsor, di perbatasan Desa Sadu dan Sukajadi, Kacamatan Soreang, Selasa (6/4/2021) dini hari berpotensi dilanda longsor susulan.

Kepala Seksi Pencegahan Bencana Ecep Kusnadi, mengatakan untuk dampak dari longsor tersebut, beberapa bangunan seperti rumah, musala, dan tempat parkir terancam tertimbun jika terjadi longsor susulan.

"Ketinggian kejadian longsor ini, sekitar160 meter dengan lebar 250 meter," ujar Ecep, setelah meninjau longsoran tersebut.

Baca juga: WASPADA Tukang Pijat Keliling Cabul, Beraksi di Cianjur, Seorang Gadis Jadi Korban, Ini Kronologinya

Baca juga: Galian C Longsor di Soreang, Nyaris Timbun Permukiman, Pernah Digaris Polisi Tapi Pemilik Ngeyel

Ecep mengatakan, untuk dampak dari longsor tersebut, mungkin rumah warga yang terancam (tertimbun) total terdapat 18 rumah.

"Sebanyak 8 rumah di Desa Sadu dan 10 rumah di Desa Sukajadi, dihuni oleh 18 kepala keluarga dengan jumlah jiwa sekitar 66 jiwa," kata Ecep.

Ecep menambahkan, terdapat dua bangunan konfeksi, satu masjid, dan beberapa tempat parkir, yang terancam jika terjadi longsor susulan.

Atas kejadian longsor Selasa dini hari, kata Ecep, tak ada korban jiwa.

"Kami harus memberikan imbauan kepada masyarakat di sini agar lebih waspada. Bukan hanya ketika hujan berintensitas tinggi, tapi tidak hujan pun, karena kekhawatiran kami terjadi longsor susulan," ujarnya.

Untuk warga sekitar, Ecep mengimbau jika mendengar suara gemuruh, cepat meninggalkan rumah.

"Kami juga harus naik ke atas bukit yang longsor untuk melihat apakah di atas masih ada retakan tanah atau tidak," kata Ecep.

Baca juga: Camat dan Sekcam Jalancagak Meninggal, Kantor Kecamatan Ditutup, Pelayanan Dilakukan Jemput Bola

Baca juga: Jebol Tembok Toko, Kawanan Pencuri Gondol Puluhan Ban Mobil di Majalengka

Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved