Kecelakaan Maut di Garut
Truk Tabrak Madrasah di Garut, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
Kasat Lantas Polres Garut AKP Karyaman mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut.
Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Polisi masih selidiki penyebab kecelakaan maut yang terjadi di Kampung Harendong, Kabupaten Garut, tadi sore. Jumat (02/03/2021).
Kasat Lantas Polres Garut AKP Karyaman mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait peristiwa tersebut.
"Mohon waktu kita masih melakukan pendalaman, besok kita akan melakukan olah TKP," ucapnya.
Baca juga: Kumpulah Ucapan Paskah 2021 dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, Cocok Dibagikan ke Orang Terdekat
Terkait truk pengangkut bata yang berplat hitam, Karyaman menjelaskan pihaknya juga akan menyelidiki hal tersebut.
"Ya termasuk itu juga nanti kita akan selidiki, nanti kondisi rem nya juga akan diperiksa juga sama ahli," katanya.
Pantauan Tribunjabar.id di lokasi kejadian saat ini polisi berhasil mengevakuasi bangkai truk.
Menurut keterangan saksi, Saeful Wahid (21) truk tersebut melaju dari arah Kampung Nangoh menuju Kampung Harendong dengan kondisi jalan menurun.
Baca juga: Aa Umbara Tersangka Korupsi, Ridwan Kamil Minta Masyarakat dan ASN di Bandung Barat Tenang
"Truk muncul dari Kampung Nangoh posisi jalannya menurut, saya lihat truk memang dalam keadaan mati mesinnya," ucapnya.
Wahid mengatakan madrasah tersebut setiap harinya memang diisi santri yang mengaji.
"Pas kejadian santri sedang mengaji, truknya langsung menabrak madrasah," ucapnya.
Saeful melihat santri terkapar, menurutnya beberapa orang santri ada yang tidak sadarkan diri.
"Beberapa orang santri ada yang pingsan, ada juga yang kejepit," katanya.
Baca juga: Kumpulah Ucapan Paskah 2021 dalam Bahasa Indonesia dan Inggris, Cocok Dibagikan ke Orang Terdekat