Gempa Bumi
Jangan Lupakan 7 Hal Penting yang Perlu Diwaspadai Setelah Terjadi Gempa Bumi
Indonesia sendiri rawan gempa bumi karena terletak di atas tiga lempeng yakni lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Indo-Australia.
TRIBUNJABAR.ID - Indonesia termasuk negara yang sering dilanda gempa bumi.
Gempa bumi terjadi karena kulit bumi bergeser.
Ini terjadi karena permukaan bumi tersusun dari lempeng tektonik.
Baca juga: Beberapa Skala Pengukur Kekuatan Gempa, Ini Bedanya Skala Richter dan Skala Magnitudo
Baca juga: Waspadai Potensi Gempa Bumi dan Tsunami di Zona Megathrust, Tagana di Pangandaran Lakukan Hal Ini
Lempeng ini selalu aktif artinya bergerak terus menerus sepanjang waktu.
Oleh sebab itu, pergerakan lempang tersebut menimbulkan gempa bumi.
Setidaknya ada delapan lempeng aktif di bumi.
Indonesia sendiri rawan gempa bumi karena terletak di atas tiga lempeng yakni lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Indo-Australia.
Dikutip dari Kompas.com, ada beberapa wilayah di Indonesia yang paling rawan terjadi gempa bumi.
Menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ancaman gempa bumi tersebar di hampir seluruh wilayah kepulauan Indonesia, baik kecil maupun besar.
Bengkulu, Lampng, Jawa Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.
Hanya di Kalimantan bagian barat, tengah, dan selatan, sumber gempa bumi tidak ditemukan.
Kendati demikian, masih ada guncangan yang berasal dari gempa yang bersumber di Laut Jawa dan Selat Makassar.
Oleh sebab itu, masyarakat Indonesia sebaiknya mempersiapkan diri bila sewaktu-waktu terjadi gempa bumi.
Mengutip dari laman bmkg.go.id, ini tips selamat dari gempa.
Sebelum Terjadi Gempa Bumi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-gempa-bumi.jpg)