Kedai Kopi di Daerah Ini Banyak Dikunjungi Kaum Hawa, Ini Keunikannya

Kedai kopi di daerah ini jadi tempat nongkrong yang mayoritas dipenuhi kaum hawa atau gadis tanpa pasangan alias jomblo

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Siti Fatimah

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Malam minggu identik dengan malam akhir pekan yang dihabiskan untuk bersenang-senang, biasanya para milenial menghabiskan waktu malam minggu dengan berkencan bersama sang pacar, bisa berupa makan malam bersama (dinner), atau sekedar nongkrong minum kopi ditempat yang unik untuk berswafoto.

Seperti halnya di Kedai Kopi Kabut Mican, Pasirkareumbi, Kabupaten Subang, malam minggu dipenuhi para muda-mudi untuk sekedar nongkrong sembari berswafoto.

Namun berbeda dari kebanyakan tempat jika biasanya para gadis nongkrong di sebuah caffe atau kedai kopi bersama sang pacar, tempat nongkrong kedai kopi Kabut Mican ini justru mayoritas dipenuhi para gadis tanpa pasangan.

Baca juga: Ruv Bistro, Tempat Kuliner di Atas Rooftop, Menawarkan Keindahan Pemandangan Kota Bandung

Kondisi tersebut juga dipengaruhi oleh dekorasi kedai yang unik dan bernuansa feminisme, dengan rangkaian bunga, serta kucing-kucing anggora lucu yang berlalu lalang sekitar kedai.

Selain itu sajian menu unik dan disertai tempat karoake, juga menambah daya tarik pengunjung, yang mayoritasnya kaum hawa.

Yani Agustiani, pemilik kedai tersebut mengatakan konsep kedai yang diusungnya merupakan konsep sederhana agar suana yang tercipta adalah susana family (kekeluargaan).

"Sebenernya gak pakai konsep, tapi memang saya suka seperti ini, jadi kaya suasana family.

Jadi yang kesini juga banyak sama anak-anaknya atau istrinya," ujar Yani ketika diwawancara Tribun, di Kedai Kopi Kabut Mican, Pasirkareumbi Kabupaten Subang, Sabtu (27/3/2021).

Baca juga: Mau Wisata Kuliner di Akhir Pekan? Cobain Ayam Kalasan dengan Citarasa Rumahan di Ayam Kalasan 727

Yani menambahkan jika konsep banyaknya spot untuk berswafoto tersebut didasari kesukaannya terhadap dekorasi bunga, tak ayal kesan feminisme kedai tersebut memancing banyak kaum hawa untuk nongkrong disana.

Tak hanya demikian, banyaknya kucing yang menghiasi kedai tersebut juga didasari rasa sukanya terhadap kucing.

"Saya dan anak saya suka kucing, kucing-kucing ini peliharaan kita," katanya.

Masih ditempat yang sama, Astri (21) warga Soklat, Subang yang saat itu tengah menghabiskan waktu bersama teman-temannya juga mengatakan jika kedai kopi ini memberikan suasana yang nyaman baginya.

"Enak aja sih, disini bisa karaoke, menunya juga menarik, sering juga kesini sama temen," kata Astri kepada Tribun.

Baca juga: Vilo Gelato, Wisata Kuliner Baru di Bandung yang Instagramable, Bersantai di Tengah Pohon Pinus

Lebih lanjut diterangkan Astri setelah nongkrong di kedai tersebut ia bersama temannya tak lupa menyempatkan waktu berswafoto untuk menambah galeri media sosialnya.

Kondisi kedai yang mayoritas dipenuhi para gadis tersebut sontak membuat para kaum pria tak ketinggalan mengambil momen tersebut.

Sahlim (25) warga Pagaden, Subang mengatakan ia nongkrong ke kedai tersebut karena suasananya yang menarik.

"Asyik disini banyak kaum hawa, sekalian cuci mata," ungkapnya sembari tertawa.

Masih diungkap Sahlim, mengingat ia juga masih belum punya pacar alias jomblo, ia seringkali menyempatkan waktu untuk ngopi, dengan harapan satu dua orang wanita yang datang juga bisa ia kenal.

"Saya emang jomblo, kadang bikin ngiler nongkrong disini, sesekali lah curi-curi pandang. Siapa tahu dapat jodoh." katanya.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved