Breaking News:

Longsor di Sumedang

Terancam Longsor Susulan, Puluhan Rumah di Desa Baginda Sumedang Harus Direlokasi

Puluhan rumah di Desa Baginda, Sumedang, harus direlokasi karena rawan terkena longsor susulan.

Istimewa
Areal persawahan yang terdampak banjir bandang di Citengah, Sumedang Selatan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Puluhan rumah di Desa Baginda, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang terancam longsor susulan, sehingga dalam waktu dekat ini terpaksa harus direlokasi.

Desa Baginda ini satu jalur dengan Desa Citengah yang diterjang banjir bandang, sehingga saat longsor menutup jalan, otomatis jalan menuju Citengah pun tertutup dan tidak bisa dilalui kendaraan.

Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan mengatakan, di Desa Baginda sendiri terdapat 38 rumah atau 42 KK yang terancam longsor susulan.

Baca juga: Innalillahi, Kakak Ungkap Kronologi Ade Londok Sampai Kritis, Dokter Katakan 3 Kemungkinan Terburuk

Baca juga: BUKAN RIDWAN KAMIL, Ini Sosok Presiden Pilihan Anak Muda Jika Pilpres Sekarang, Prabowo Cuma 9,5 %

"Oleh karena itu, kami akan segera merelokasi mereka dan mencari solusi untuk memindahkan warga yang terancam longsor ke tempat yang aman," ujar Erwan saat ditemui di Citengah, Jumat (26/3/2021).

Setelah warga direlokasi, pihaknya berharap, longsor dan banjir bandang di wilayah Kecamatan Sumedang Selatan ini merupakan kejadian yang terakhir di Kabupaten Sumedang.

"(Semoga) tidak ada lagi bencana. Saya berharap semua pihak betul-betul membantu untuk merelokasi warga warga yang terkena bencana ini," katanya.

Kepala Desa Baginda Elan Sukalan mengatakan, di Desa Baginda ada 3 titik bencana yang menutup bahu jalan dengan titik yang paling besar terjadi di RT 6 RW 5 Desa Baginda.

"Untuk titik bencana yang lainnya sedang didata oleh pihak desa, termasuk rumah warga yang terdampak juga terkena longsor," ucap Elan.

Ia memastikan, tidak ada korban jiwa akibat longsor dan banjir Desa Baginda ini, tapi ada kerusakan bangunan rumah. Semenatar untuk warga yang terancam longsor pihaknya sudah menyiapkan GOR Desa untuk pengungsian.

Menurutnya, kejadian banjir bandang di Desa Baginda dan Desa Citengah ini pernah terjadi pada Tahun 1988, tahun 1990, dan sekarang tahun  2021.

"Kejadian banjir seperti ini memang sering terjadi di setiap musim hujan dan berpotensi longsor. Namun tidak pernah terjadi banjir bandang. Baru terjadi lagi di Tahun 2021 setelah 31 tahun yang lalu. Mudah-mudahan kejadian ini tidak terjadi lagi," kata Elan.

Baca juga: Sempat Kritis & Alami Halusinasi Kerap Lari Keluar Rumah, di Mana Ade Londok Kini? Ini Kata Kakaknya

Baca juga: Tonton Streaming Ikatan Cinta Episode Malam Ini, Lengkap dengan Teaser, Andin Dapat Titik Terang

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved