Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran 2021

Larangan Mudik Lebaran 2021 Bagi Masyarakat, Namun Ada Perkecualian untuk Hal Berikut Ini

Pemerintah resmi keluarkan aturan larangan mudik lebaran 2021 untuk masyarakat namun ada perkecualian untuk hal berikut ini

Editor: Siti Fatimah
tribunjabar/Syarif Pulloh
ilustrasi- Pemudik asal Bekasi menuju Tasikmalaya pakai sepeda motor bawa tiga ekor kucing peliharaannya 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Setelah sempat menjadi pertanyaan, pemerintah  memutuskan untuk meniadakan kegiatan mudik Lebaran tahun 2021.

Larangan mudik ini berlaku pada 6-17 Mei 2021.

Larangan mudik berlaku baik untuk aparatur sipil negara, TNI-Polri, karyawan BUMN, karyawan swasta, pekerja mandiri, dan seluruh masyarakat.

Baca juga: Larangan Mudik, Kemenhub Perketat Aturan, Keluarkan Ini untuk Transportasi Umum dan Pribadi

Meski begitu, pemerintah masih memberikan kelonggaran bagi masyarakat yang ingin keluar kota atau daerah dengan kriteria berikut ini.

Dilansir dari Kontan.id, Pemerintah memutuskan untuk melarang mudik lebaran pada 6-17 Mei 2021. Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan pun mengatakan, pemerintah tak memiliki banyak pilihan terkait hal ini.

Menurutnya, pemerintah tak menginginkan ada kenaikan kasus Covid-19 bila mudik diizinkan.

Baca juga: BREAKING NEWS Mudik Lebaran Tahun Ini Resmi Dilarang untuk Seluruh Masyarakat

"Memang kita tidak mempunyai banyak pilihan mengenai libur ini. Karena kita melihat pengalaman di Eropa, di India, begitu dibuka langsung naik 30%. Karena itu kita tidak mau," ujar Luhut pada Press Conference Investment Forum Rethinking and Reinventing Bali Post Covid-19, Jumat (26/3).

Menurutnya, melihat alasan tersebut rapat kabinet sudah memutuskan untuk melarang mudik lebaran tahun ini.

"Oleh karena itu tadi sudah diputuskan di kabinet, mudik lebaran ini di-hold saja dulu," kata Luhut.

Baca juga: MUDIK LEBARAN 2021 DILARANG, Ini yang Dilakukan Dishub Kabupaten Subang, Para Sopir Tetap Didata

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy telah mengumumkan larangan mudik yang berlaku untuk seluruh ASN, TNI, Polri, pegawai BUMN, karyawan swasta maupun pekerja mandiri dan juga seluruh masyarakat.

Dia menjelaskan, keputusan tersebut ditetapkan lantaran tingginya angka penularan dan kematian akibat Covid-19 setelah beberapa kali libur panjang, khususnya setelah libur Natal dan Tahun Baru.

Setelah melarang mudik pada 6-17 Mei 2021, Muhadjir juga mengimbau agar  masyarakat diimbau tidak pergi ke mana-mana sebelum dan sesudah waktu tersebut.

"Larangan mudik akan mulai pada 6-17 Mei 2021. Sebelum dan sesudah waktu tersebut, diimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pergerakan atau kegiatan-kegiatan ke luar daerah, kecuali betul-betul dalam keadaan mendesak dan perlu," kata Muhadjir.

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved