Breaking News:

Cijapati Longsor, Warga Sempat Memutar ke Nagreg

Saat longsor menutup akses jalan di Cijapati, sejumlah warga terpaksa memutar ke Nagreg untuk beraktivitas.

istimew
Jalur Alternatif Bandung-Garut via Cijapati Tertutup Longsor, Belum Bisa Dilalui Kendaraan 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Garut, Sidqi Al Ghifari

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Longsoran yang terjadi di Kampung Cikendokan RT 002 RW 003, Desa Rancasalak, Kecamatan Kadungora, sempat membuat aktivitas warga terganggu. Material longsor berupa bebatuan dan lumpur menyebabkan akses jalan dari Garut ke Bandung via Cijapati tidak bisa diakses.

Material longsor menutupi jalan sepanjang 50 meter dengan lebar 8 meter dan tinggi lumpur 0,5 meter hingga 2 meter. Longsor yang terjadi subuh hari ini menyebabkan aktivitas masyarakat terhambat.

Seperti yang dikatakan warga Cikendokan Leles, Agun Sarna (24), ia sempat memutar jalan ke Nagreg karena akses sama sekali tidak bisa dilalui. Jalur alternatif Bandung-Garut via Cijapati tertutup longsor, Kamis (25/3/2021) subuh.

"Saya biasa ke Pasar Leles kalau subuh terpaksa harus putar arah lewat Nagreg karena tiba-tiba jalan ada lumpur dan batu," katanya.

Humas DBMPR Provinsi Jawa Barat, Roni Syaroni mengatakan penyebab longsor ini adalah tidak adanya tanaman yang kuat di lahan pertanian, sehingga tanah labil jika terguyur hujan deras.

"Curah hujan yang cukup tinggi dan lahan pertanian di sepanjang jalan tersebut
tidak ada tanaman yang kuat yang mampu menahan," ucapnya.(*)

Penulis: Sidqi Al Ghifari
Editor: Oktora Veriawan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved