Asal Usul Kampung Balemalang, Kampung Unik di Majalengka, Hanya Punya Enam Bangunan

Ini dia kampung unik di Majalengka. Namanya Balemalang. Kampung ini hanya punya enam bangunan saja.

Penulis: Eki Yulianto | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Eki Yulianto
Suasana di Kampung Balemalang di Desa Balagedog, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka. Di kampung ini hanya ada enam bangunan saja. 

Bisa jadi, untuk bersembunyi atau memang menghindari pertempuran pada saat penjajahan itu.

"Belum jelas asal muasal kenapa Rahan tinggal di sana. Apakah menghindari pertempuran, membuang diri, atau hanya ingin menghindari keramaian dan ingin menyepi. Karena suasana di lingkungan tersebut sangat sepi dan nyaman untuk beristirahat," kata dia.

Ketua Grumala, Naro saat berbincang dengan warga kampung Balemalang di Desa Balagedog, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka.
Ketua Grumala, Naro saat berbincang dengan warga kampung Balemalang di Desa Balagedog, Kecamatan Sindangwangi, Kabupaten Majalengka. (TribuCirebon.com/Eki Yulianto)

Mang Naro menyampaikan, saat ini kampung tersebut ditinggali lima Kepala Keluarga (KK).

Adapun, mereka merupakan generasi ketiga dari Buyut Rahan yang pertama tinggal.

"Jadi menurut warga setempat, kampung ini didirikan oleh orang tuanya. Katanya sebelum penjajahan Jepang itu sudah ada," ucapnya.

Warga setempat kesehariannya berprofesi sebagai petani.

Selain itu, ada juga yang berketerampilan membuat anyaman dari rotan maupun bambu.

"Kehidupan di sini sangat asri, nyaman dan sejuk. Apalagi, penduduknya ramah-ramah membuat suasana kekeluargaan begitu terasa," jelas dia.

Mang Naro menjelaskan, dinamakannya Balemalang sendiri dikarenakan pada tahun 1930-an, di kampung tersebut dibangun sebuah kantor balai desa.

Namun, karena menghalangi jalan, dipindahkan ke tempat lain hingga saat ini.

"Sekitar tahun 1930-an, di kampung ini dibangun kantor desa. Tapi, karena menghalangi jalan atau malang, maka dipindahkan ke Balagedog. Kantor desa yang malang (menghalangi jalan) ini, akhirnya menjadi nama Balemalang," katanya.

Baca juga: Siapa Asep? Polisi yang Hilang 17 Tahun Lalu saat Gempa dan Tsunami Aceh, Ternyata Masih Hidup

Baca juga: Sosok Amasya Manganang, Kakak Aprilia Manganang yang Dinyatakan Laki-laki, akan Ikuti Jejak Adiknya

Sumber: Tribun Cirebon
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved