Breaking News:

Kesaksian Warga, Detik-detik Jembatan Penghubung Tiga Desa di Sumedang Ambruk Diterjang Arus Air

Warga Dusun Kalapa Dua, Desa Margamukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Ichsan
Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Kesaksian Warga, Detik-detik Jembatan Penghubung Tiga Desa di Sumedang Ambruk Diterjang Arus Air 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Warga Dusun Kalapa Dua, Desa Margamukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang mengetahui betul saat jembatan alternatif ambruk akibat tergerus derasnya aliran Sungai Cisugan, pada Kamis (18/3/2021).

Jembatan Kalapa Dua yang menghubungkan tiga desa yakni, Desa Margamukti, Desa Mulyasari, dan Desa Padasuka, Kecamatan Sumedang Utara itu merupakan jalan alternatif bagi petani untuk menuju sawah.

Warga setempat, Wahyu (70), mengatakan, ambruknya jembatan tersebut bermula saat terjadi hujan deras, kemudian aliran air Sungai Cisugan tiba-tiba semakin deras.

"Airnya semakin gede, semakin gede, ya akhirnya pondasi jembatan tergusur," ujarnya saat ditemui di lokasi jembatan ambruk, Jumat (19/3/2021).

Baca juga: Anne Ratna Mustika Tegur Satu Pabrik Sepatu di Purwakarta, Buntut 14 Karyawan Tertular Covid-19

Ia mengatakan, sebelum ambruk, kondisi jembatan ini juga memang sudah dalam keadaan miring, sehingga saat diterjang derasnya aliran sungai, pondasi jembatan tersebut langsung ambruk.

Akibat ambruknya jembatan itu, para petani sudah tak bisa lagi qmenggunakan akses tersebut dan harus mencari jalan lain yang jaraknya cukup jauh untuk menuju sawah mereka masing-masing.

"Jembatan penghubung ini akses warga dari Desa Margamukti ke Desa Padasuka dan Mulyasari," kata Wahyu.

Sebelum ambruk, dirinya juga memang kerap menggunakan jembatan tersebut saat hendak pergi ke sawah karena jarak tempuhnya lebih dekat.

Baca juga: Link Live Streaming Undian Perempatfinal Liga Champions: Liverpool Bisa Ketemu Man City

"Harapan saya, semoga jembatan ini cepat-cepat diperbaiki saja," ucapnya.

Kepala Desa Margamukti, Maman Suparman mengatakan, jembatan yang dibangun pada tahun 2017 dengan panjang 28 meter dan lebar 1,2 meter itu ambruk pada sore hari setelah turun hujan deras.

"Nama Jembatan ini Kalapa Dua, sebagai akses warga dari Desa Margamukti, Mulyasari, dan Padasuka," kata Maman.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved