Breaking News:

TERNYATA, Plered Merupakan Kecamatan dengan Kematian Bayi Baru Lahir Tertinggi, Dikatakan Bupati

Kecamatan Plered menjadi satu di antara kecamatan di Purwakarta yang angka neonatal atau kematian bayi baru lahir tertinggi.

Tribun Jabar/ Muhamad Nandri Prilatama
Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, mengatakan Kecamatan Plered memiliki tingkat kematian bayi tertinggi di Purwakarta. 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Kecamatan Plered menjadi satu di antara kecamatan di Purwakarta yang angka neonatal atau kematian bayi baru lahir tertinggi.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, setelah meresmikan Saung Ambu di Desa Gandasoli, Plered, Kamis (18/3/2021).

Anne Ratna Mustika mengatakan, Dinas Kesehatan Purwakarta terus berupaya melakukan pencegahan optimalisasi pelayanan kesehatan bagi ibu hamil.

Berdasarkan data 2020, kata Anne, kasus kematian bayi di Plered tertinggi.

"Banyak faktornya, mulai kesehatan si ibu yang terganggu, hingga masalah fasilitas kesehatan yang tak sebanding dengan jumlah penduduk utamanya ibu hamil dan masalah administrasi saat melahirkan di rumah sakit," ujarnya. 

Baca juga: Positif Covid Malah Dikunjungi karena Alasan Peduli, Klaster WO di KBB Kini Berjumlah 66 Orang

Baca juga: Ini Kata Tim Nia-Usman Setelah Gugatannya Ditolak MK sehingga Pasangan Dadang-Sahrul Sah Menang

Baca juga: Satu Rumah Warga di Kabupaten Sukabumi Rata dengan Tanah, Terbakar karena Tungku Pengolahan Gula

Anne menyebut sudah ada program-program kesehatan, seperti BPJS, Jampis, dan Jampersal untuk ibu hamil sudah ada dan memudahkan sekali prosesnya.

Sehingga, ketika ibu hamil masa kandungannya tujuh bulan mereka sudah mendaftarkan apakah hendak lahiran di puskesmas, klinik, atau rumah sakit agar bisa ditanggung pemerintah.

Kepala Dinas Kesehatan Purwakarta, Deni Darmawan, menambahkan adanya Saung Ambu ini berharap dapat memberikan pelayanan optimal bagi ibu hamil sehingga dapat menekan kasus kematian bayi baru lahir. (*)

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama
Editor: Giri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved