Breaking News:

Kecelakaan Maut di Sumedang

Satu Korban Kecelakaan Maut di Tanjakan Cae Wado Meninggal Dunia di RSUD, Total Korban Jadi 30 Orang

Menurutnya, korban mengalami luka parah pada bagian kepala dan dada akibat terjadi benturan yang keras saat bus kecelakaan di Tanjakan Cae Wado

Tribunjabar.id/Hilman Kamaludin
Bangkai bus Sri Padma yang mengalami kecelakaan maut di Jalan Raya Wado-Malangbong, Dusun Cilangkap, RT 01/06, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang saat ini sudah diamankan polisi di Unit Lakalantas Polres Sumedang, Jumat (12/3/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Satu orang korban kecelakaan bus maut Sri Padma Kencana meninggal dunia saat mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sumedang, Rabu (16/3/2021) dini hari.

Atas hal tersebut, akibat kecelakaan maut yang terjadi di Tanjakan Cae, Jalan Raya Malangbong-Wado, Dusun Cilangkap, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang itu, korban meninggal dunia bertambah menjadi 30 orang.

Direktur RSUD Sumedang, Aceng Solehudin, mengatakan, korban bernama Suherman (51) itu sudah mendapat perawatan di Ruang Intensif Care Unit (ICU) sejak hari pertama masuk RSUD Sumedang.

"Tadi malam, pasien yang di ruang ICU meninggal dunia karena memang banyak sekali cedera pada kepala, dada dan sebagainya," ujarnya saat ditemui di RSUD Sumedang.

Aceng mengatakan, pasien tersebut sejak awal tingkat kesadarannya terus mengalami penurunan meskipun tim medis telah melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan pasien asal Kampung Pasirlaja, RT 6/2, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Subang itu.

Direktur RSUD Sumedang, Aceng Solehudin saat memberikan keterangan korban kecelakaan yang meninggal dunia.
Direktur RSUD Sumedang, Aceng Solehudin saat memberikan keterangan korban kecelakaan yang meninggal dunia. (Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin)

Menurutnya, korban mengalami luka parah pada bagian kepala dan dada akibat terjadi benturan yang keras saat bus yang mengangkut rombongan peziarah dari SMP IT Al Muawwanah, Kecamatan Cisalak, Kabupaten Subang itu terjun ke dalam jurang.

Baca juga: VIDEO Ribuan Warga Kuningan Mulai Disuntik Vaksin COVID-19, Pedagang Mendominasi Pelaksanaan Vaksin

"Sudah dilakukan berbagai tindakan, termasuk ventilator, tapi pada pukul 02.20 WIB tadi malam, beliau meninggal dunia," kata Aceng.

Kemudian, kata Aceng, pasien tersebut pada pukul 06.00 WIB, langsung dijemput oleh tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang untuk dimakamkan di kampung halamannya.

Aceng mengatakan, untuk korban yang masih mendapat perawatan, saat ini hanya tersisa enam orang lagi dan dirawat di beberapa ruang perawatan RSUD Sumedang.

"Saat ini yang dirawat tinggal enam orang satu di ruang ICU, satu di HCU, satu di Ruang Anggrek, dan tiga orang di ruang Jasmin," ucapnya.

Baca juga: Ada Kendala Percepatan Vaksinasi, Distribusi Vaksin Harus Dipercepat Agar Tak Kadaluarsa

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved