Breaking News:

Kecelakaan Maut di Sumedang

Jalur Malangbong-Wado, Lokasi Kecelakaan Bus Maut di Sumedang, Minim Rambu Lalu Lintas dan PJU

Jalur alternatif Malangbong-Wado yang menjadi lokasi kecelakaan maut bus Sri Padma Kencana ternyata minim rambu lalu lintas dan PJU

KOMPAS.com/AAM AMINULLAH
Bangkai bus yang mengalami kecelakaan jatuh ke jurang di Tanjakan Cae di Jalan Raya Wado-Malangbong, Kabupaten Sumedang, Rabu (10/3/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Jalur alternatif Malangbong-Wado yang menjadi lokasi kecelakaan maut  bus Sri Padma Kencana hingga menelan 29 orang meninggal dunia ternyata minim rambu lalu lintas dan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Diketahui, bus yang mengangkut rombongan SMP IT Al Muawanah Cisalak, Subang itu terjun ke jurang di Jalan Raya Wado-Malangbong, Dusun Cilangkap, RT 01/06, Desa Sukajadi, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Rabu (10/3/2021) sekitar pukul 18.30 WIB.

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kabupaten Garut untuk memasang rambu-rambu dan PJU karena status jalan tersebut merupakan jalan provinsi yang menghubungkan antara Kabupaten Sumedang dengan Kabupaten Garut.

"Ya di antaranya itu (minim rambu dan PJU), kami akan koordinasi dengan Garut, misalnya kendaraan yang kelas sekian gak boleh masuk. Berarti dari sana (Garut) diberikan informasi awalnya," ujar Dony belum lama ini.

Sementara untuk PJU, kata Dony, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk berkoordinasi dengan Pemprov Jabar, termasuk memasang rambu-rambu agar kecelakaan yang sama tidak kembali terulang.

"Di sini akan ditambah rambu-rambu bahwa ini daerah bahaya, kemudian penerangan jalan juga menjadi konsen kami kedepannya untuk koordinasi antara kabupaten dengan provinsi," katanya.

Baca juga: Kepala Sekolah Tak Dibebani Pembelajaran, Bupati Purwakarta Minta Kepsek Berperilaku Terpuji

Dony mengatakan, jalur tersebut memang rawan terjadi kecelakaan, terakhir kejadian yang sama terjadi pada tahun 2011 yang lalu, sehingga kondisi jalan tersebut harus mendapat perhatian khusus.

"Terakhir (kecelakaan) bus Maju Jaya, itu sama dari arah sana (Malangbong), jadi kecelakaan sama di turunannya," ucap Dony.

Menurutnya, kondisi jalan ini banyak turunan dan tanjakan yang curam, serta banyak belokan yang tajam, sehingga pemerintah akan memfasilitasi untuk meminimalisir kecelakaan yang sama.

Atas hal tersebut, kata Dony, setelah penyelidikan polisi terkait penyebab kecelakaan ini selesai, pihaknya meminta harus ada solusi untuk menangani jalan tersebut supaya tidak ada kecelakaan lagi.

Baca juga: Sekelompok Orang Tidak Dikenal Rusak Warung dan Rumah Warga Pakai Senjata Tajam di Palabuhanratu

"Terkait masalah ini akan ada penelitian terlebih dahulu, sehingga nanti akan lengkap apa penyebabnya dan akan dikaji oleh ahlinya," ujarnya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved