Breaking News:

Mengungkap Kasus Pernikahan Dini di Indramayu, Jalan Terjal Demi Selamatkan Perempuan Muda

Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) terus memperjuangkan agar perkawinan anak usia dini di Kabupaten Indramayu

Tribun Cirebon/Handhika Rahman
Sekretaris Wilayah Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Jawa Barat, Wini. Mengungkap Kasus Perkawinan Anak Usia Dini di Indramayu, Jalan Terjal Demi Selamatkan Perempuan Muda 

Laporan Wartawan Tribunjabar.id, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) terus memperjuangkan agar perkawinan anak usia dini di Kabupaten Indramayu tidak lagi terulang.

Sebelumnya mereka berhasil memperjuangkan revisi UU Perkawinan No.1/1974 soal usia kawin perempuan bersama Rasminah, Endang Wasrinah, dan Maryati yang merupakan korban perkawinan anak.

Usaha mereka berhasil setelah melakukan perdebatan alot di DPR dan MK hingga akhirnya revisi UU Perkawinan perempuan direvisi dari semula 16 tahun menjadi 19 di tahun 2019.

Di Indramayu, KPI tengah berusaha agar Bupati Indramayu Nina Agustina mengeluarkan Peraturan Bupati (Perbup) soal perkawinan anak di usia dini.

Baca juga: Indramayu Darurat Praktik Perkawinan Anak di Usia Dini, Ratusan yang Dikawinkan Paksa Setiap Tahun

Jika Perbup itu berhasil direalisasikan, KPI yakin regulasi ini bisa dibuat peraturan hingga di tingkat desa.

"Misal pemerintah tidak berkomitmen untuk mencegah praktek perkawinan anak, bukan semakin banyak lagi tapi memang sudah darurat banget di Indramayu ini," ujar Sekretaris Wilayah Koalisi Perempuan Indinesia (KPI) Jawa Barat, Wini kepada Tribuncirebon.com, Jumat (12/3/2021).

Usaha dalam mengentaskan pernikahan di usia dini rupanya tidak mudah, jalan terjal pun banyak dilalui.

Walau UU Perkawinan perempuan berhasil direvisi, masih ada saja orang tua yang menikahkan anaknya dibawah ketentuan.

Data yang dicatat KPI, sejak dibentuknya Balai Perempuan di setiap desa pada tahun 2017, selalu ada ditemukan satu sampai dua kasus perkawinan anak usia dini setiap tahunnya.

Halaman
12
Penulis: Handhika Rahman
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved