Dua Hari Ini Rancah Ciamis Dilanda Angin Kencang, Ini Membuat 31 Rumah Warga Rusak
Dua hari ini, Kamis (11/3) dan Jumat (12/3) sejumlah desa di Kecamatan Rancah Ciamis dilanda angin kencang
Penulis: Andri M Dani | Editor: Ichsan
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dani
TRIBUNJABAR,ID, CIAMIS – Dua hari ini, Kamis (11/3) dan Jumat (12/3) sejumlah desa di Kecamatan Rancah Ciamis dilanda angin kencang menyertai hujan lebat.
Bahkan Jumat (13/3) sekitar pukul 15.00, terjadi hujan lebat disertai guyuran butiran es dan angin kencang.
Setidaknya 31 rumah yang tersebar di 5 desa mengalami kerusakan di bagian atapnya. Termasuk satu kandang ayam di Desa Cisontrol rontok rata dengan tanah dihantam pohon tumbang.
“Relawan kami masih melakukan pendataan di lapangan. Tadi sekitar pukul 15.00 hujan disertai angin kencang dan butiran es,” ujar Ketua Forum Koordinasi Tagana Ciamis, Ade Waluya kepada Tribun, Jumat (12/3).
Baca juga: Dua Rumah Terancam Ambrol, Masjid Tertimpa Tembok Penahan Tebing yang Longsor
Menurut Ade, pada kejadian Jumat (12/3) sore tersebut setidak 6 rumah di Desa Cileungsir mengalami kerusakan. Berikut 3 rumah di Desa Kiarapayung, 4 rumah di Desa Bojonggedang.
Dan paling banyak di Desa Karangpari, yakni 12 rumah.
“Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka,” katanya.
Sementara sehari sebelumnya, Kamis (11/3) sekitar pukul 15.30 angin kencang melanda Desa Cisontrol Kecamatan Rancah.
Hasil assesment Pusdalops BPBD Ciamis, 5 rumah dan 1 kandang ayam di Desa Cisontrol mengalami kerusakan bagian atapnya.
Masing-masing milik Konoh, Ibing dan Endang di Dusun Mandalagiri. Serta rumah Udin dan Tarsono di Dusun Jelat.
Baca juga: Dinilai Arogansi Intimidasi Guru yang Posting Jalan rusak, DPRD Kabupaten Sukabumi Tak Tinggal Diam
Berikut kandang ayam milik Sudarman di Dusun Mandalagiri Desa Cisontrol rata dengan tanah dihantam pohon tumbang.
Menurut Kabid Darlog BPBD Ciamis, Memet Hikmat kepada Tribun Jumat (12/3) untuk korban yang rumahnya mengalami kerusakan akibat angin kencang sudah diserahkan bantuan berupa selimut, matras, sembako dan terpal.
Sementara evakuasi puing-puing kerusakan dan pohon tumbang dilakukan oleh warga bergotong royong bersama aparat, relawan Tagana, GSR pramuka, Karangtaruna dan BPBD pada hari Kamis sore dan Jumat (12/3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/dua-hari-ini-rancah-ciamis-dilanda-angin-kencang-ini-membuat-31-rumah-warga-rusak.jpg)