Breaking News:

BREAKING News, Sekda Kota Bandung Positif Covid-19, Padahal Sudah 2 Kali Vaksin, Diisolasi di RSKIA

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna dinyatakan positif Covid-19 tadi malam. Ia langsung dibawa ke RSKIA.

Istimewa
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, mendampingi Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna, yang disuntik vaksin Covid-19 di RSKIA Kota Bandung, Kamis (14/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna terkonfirmasi positif Covid-19.

Ema kini tengah menjalani isolasi di Rumah Sakit Keluarga Ibu dan Anak (RSKIA), Kota Bandung.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Ahyani Raksanagara mengatakan, Ema terkonfirmasi positif pada Selasa (9/3//2021) malam dan langsung dibawa ke RSKIA untuk menjalani isolasi.

Baca juga: Persib Kekurangan Striker di Piala Menpora, Robert Andalkan Pemain Muda Termasuk Kembaran Ezechiel

Baca juga: Apa Itu Hipospadia? Dialami Aprilia Manganang, Sering Disebut Sebagai Penyebab Kelamin Ambigu

"Pak Sekda terkonfirmasi positif Covid-19, kondisinya baik-baik saja kemarin juga telepon keadaan umumnya baik, baru tadi malam (positif) dan dirawat di RSKIA, mohon doanya saja agar segera pulih," ujar Ahyani, saat dihubungi, Rabu (10/3/2021).

Ema merupakan salah satu pejabat di Kota Bandung yang sudah mendapatkan dua dosis vaksinasi Covid-19.

Meski begitu, kata Ahyani, Ema tidak lantas menjadi kebal terhadap virus ini.

"Fungsi vaksinasi ini ada beberapa, pertama buat individu meningkatkan daya tahan tubuh dan memiliki kekebalan terhadap virus Covid-19, tidak ada satu vaksin yang menjamin 100 persen," katanya.

Meski orang itu sudah divaksin, kata Ahyani, risiko untuk terpapar masih ada tergantung dengan daya tahan tubuh dan berapa banyak virus yang masuk ke dalam tubuhnya.

"Ada faktor lain kenapa bisa jadi terkena virus, misalnya jumlah virus yang masuknya atau kekuatan virusnya itu kan kita tidak tahu. Kedua, kondisi tubuh orang tersebut apakah memang kegiatan fisiknya sedang banyak atau seperti apa, kemudian faktor lingkungannya, misalnya udara sedang baik atau tidak dan sebagainya, jadi banyak faktor seseorang yang membuat virus masuk ke tubuhnya," ucapnya.

Baca juga: Gempa Bumi Terkini, Pasifik Masih Diguncang Gempa, BARU SAJA 5,5 Skala Magnitudo di Selandia Baru

Baca juga: Putri Kopka Ade Anggota TNI yang Lumpuh Curhat Sambil Menangis, Cerita Keluarganya Sering Diremehkan

Halaman
12
Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved