Gempa Bumi
Mengapa Sering Terjadi Gempa Bumi di Jepang? Ini Penjelasannya
Gempa bumi sering terjadi di Jepang, yang berada di cincin api Pasifik, salah satu daerah seismik paling aktif di dunia.
Tidak hanya itu, gempa pada 2011 tersebut memicu tsunami yang meluluhlantakkan seluruh kota dan desa.
Akibat dari peristiwa itu, lebih dari 18.000 orang tewas.
Cincin Api Pasifik
Gempa bumi sering terjadi di Jepang, yang berada di cincin api Pasifik, salah satu daerah seismik paling aktif di dunia.
Jepang menyumbang sekitar 20% gempa bumi di dunia dengan kekuatan 6 skala Richter atau lebih besar.
Kenji Satake, seorang profesor di institut penelitian gempa bumi Universitas Tokyo, mengatakan kepada kantor berita Kyodo.
"Karena (gempa tahun 2011) adalah gempa yang sangat besar dengan kekuatan 9,0 skala Richter, tidak mengherankan jika ada gempa susulan (seperti saat ini)," ujarnya.
Penyebab Gempa Bumi di Jepang
Dikutip dari japan-guide.com, Minggu (14/2/2021), Kepulauan Jepang terletak di daerah tempat beberapa lempeng benua dan samudra bertemu.
Inilah penyebab seringnya gempa bumi dan banyaknya gunung berapi serta mata air panas di seluruh Jepang.
Gempa bumi yang terjadi di bawah atau dekat laut dapat memicu gelombang pasang (tsunami).
Pengukuran Gempa
Skala shindo Jepang untuk mengukur gempa bumi lebih umum digunakan di Jepang daripada skala Richter untuk menggambarkan gempa bumi.
Shindo mengacu pada intensitas gempa bumi di lokasi tertentu, yaitu apa yang sebenarnya dirasakan orang di lokasi tertentu.
Sedangkan skala richter mengukur besarnya gempa, yaitu energi yang dilepaskan oleh gempa di pusat gempa.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/akibat-gempa-fukushima.jpg)