Minggu, 10 Mei 2026

Gempa Bumi

Mengapa Sering Terjadi Gempa Bumi di Jepang? Ini Penjelasannya

Gempa bumi sering terjadi di Jepang, yang berada di cincin api Pasifik, salah satu daerah seismik paling aktif di dunia.

Tayang:
Editor: Hermawan Aksan
Tribunnews.com
Guncangan gempa di Fukushima, Jepang, Sabtu (13/2/2021) malam terasa sampai di Kota Tokyo. Perabot di ruangan terguling akibat kerasnya guncangan. 

Tidak hanya itu, gempa pada 2011 tersebut memicu tsunami yang meluluhlantakkan seluruh kota dan desa.

Akibat dari peristiwa itu, lebih dari 18.000 orang tewas.

Cincin Api Pasifik

Gempa bumi sering terjadi di Jepang, yang berada di cincin api Pasifik, salah satu daerah seismik paling aktif di dunia.

Jepang menyumbang sekitar 20% gempa bumi di dunia dengan kekuatan 6 skala Richter atau lebih besar.

Kenji Satake, seorang profesor di institut penelitian gempa bumi Universitas Tokyo, mengatakan kepada kantor berita Kyodo.

"Karena (gempa tahun 2011) adalah gempa yang sangat besar dengan kekuatan 9,0 skala Richter, tidak mengherankan jika ada gempa susulan (seperti saat ini)," ujarnya.

Penyebab Gempa Bumi di Jepang

Dikutip dari japan-guide.com, Minggu (14/2/2021), Kepulauan Jepang terletak di daerah tempat beberapa lempeng benua dan samudra bertemu.

Inilah penyebab seringnya gempa bumi dan banyaknya gunung berapi serta mata air panas di seluruh Jepang.

Gempa bumi yang terjadi di bawah atau dekat laut dapat memicu gelombang pasang (tsunami).

Pengukuran Gempa

Skala shindo Jepang untuk mengukur gempa bumi lebih umum digunakan di Jepang daripada skala Richter untuk menggambarkan gempa bumi.

Shindo mengacu pada intensitas gempa bumi di lokasi tertentu, yaitu apa yang sebenarnya dirasakan orang di lokasi tertentu.

Sedangkan skala richter mengukur besarnya gempa, yaitu energi yang dilepaskan oleh gempa di pusat gempa.

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved