Gempa Bumi
Gempa Besar dan Tsunami di Selatan Jawa Bisa Dipicu Sunda Megathrust, Begini Cara Selamatkan Diri
Bila terjadi gempa besar dengan magnitudo 9,1 terjadi di zona megathrust, gempa itu berpotensi memicu tsunami 20 meter.
TRIBUNJABAR.ID - Jalur Sunda Megathrust di selatan Pulau Jawa, jika terjadi gempa besar, disebut-sebut bakal berpotensi tsunami.
Ini bukan menakuti-nakuti karena berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti ITB.
Sunda Megathrust adalah zona subduksi antara Lempeng Indi-Australia dengan Lempeng Eurasia.
Baca juga: Teknologi Kuno Romawi Jubah Gaib Anti Gempa Seperti yang Ada di Colosseum, Mengapa Bisa?
Baca juga: Si Cantik Peraih Emas Olimpiade Ini Terpilih Jadi Anggota Komisi Promosi Rekonstruksi Gempa Bumi
Di mana jalur Sunda Megathrust?
Sunda Megathrust merentang dari pantai barat Sumatra hingga Kepulauan Nusa Tenggara.
Adapun jarak antara Pulau Jawa dan Sumatra ke jalur megathrust sekitar 200-250 km.
Bila terjadi gempa besar dengan magnitudo 9,1 terjadi di zona megathrust, gempa itu berpotensi memicu tsunami 20 meter.
Gelombang tsunami tersebut hanya membutuhkan 20 menit untuk sampai ke pantai.
Masyarakat tidak perlu panik berlebihan tapi tetap waspada.
Oleh sebab itu, masyarakat harus membekali diri potensi bencana di tempat tinggal.
Selain itu, memahami cara menyelamatkan diri dari tsunami juga diperlukan.
Berikut ini cara menyelamatkan diri saat tsunami menerjang yang dikutip dari Tribun Jateng.
1. Tinggalkan barang-barang
Saat tsunami menerjang, selamatkan diri Anda, bukan barang-barang Anda.
Kesempatan menyelamatkan diri lebih tinggi saat Anda tidak membawa beban apa pun sehingga Anda dapat langsung berpegangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pantai-selatan-rawan-tsunami-bmkg-perkuat-mitigasi-tsunami-berbasis-masyarakat-di-sukabumi.jpg)