Breaking News:

PLN Perlu Anggaran Rp 860 Miliar untuk Menerangi Cianjur Selatan

Menurut Haryanto, saat ini PLN konsentrasi memperbaiki kondisi eksisting dan menunggu memperbaiki program jangka panjang mengembangkan gardu induk

Tribun Jabar/ Ferri Amiril Mukminin
Direktur Bisnis PLN Regional Jawa Madura dan Bali, Haryanto WS (tengah) 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Direktur Bisnis PLN Regional Jawa Madura dan Bali, Haryanto WS, mengatakan perlu anggaran Rp 860 miliar untuk menerangi wilayah Cianjur selatan agar eksistensi aliran listrik normal.

Hal tersebut ia laporkan kepada Bupati Cianjur mengenai progres yang sudah dilakukan PLN saat berdiskusi di Pendopo, Rabu (3/3/2021).

"Tadi kami sudah melaporkan hasil pembangunan gardu induk di Cianjur Selatan, kami melaporkan yang sudah dikerjakan, yang sedang dikerjakan, dan akan dikerjakan," ujar Haryanto.

Haryanto mengatakan, meski banyak kendala dalam pembangunan di Cianjur Selatan, namun PLN tetap berkomitmen untuk melakukan pelayanan.

"Seperti diketahui Cianjur selatan merupakan daerah yang tak mudah secara geografi banyak kawasan terjal, jadi lebih mudah melayani wilayah kota Cianjur," katanya.

Menurut Haryanto, saat ini PLN konsentrasi memperbaiki kondisi eksisting dan menunggu memperbaiki program jangka panjang mengembangkan gardu induk dan transimi.

"Untuk Cianjur selatan, di sana PLN memerlukan dana Rp 860 miliar dan memerlukan waktu yang cukup lama, namun secara bertahap akan dikerjakan," katanya.

Baca juga: Ridwan Kamil : Orang Indonesia Harus Bersyukur, Negara yang Punya Uang Belum Tentu Bisa Beli Vaksin

PLN meminta maaf kepada warga Cianjur selatan karena hingga saat ini belum bisa menikmati listrik secara maksimal.

"Kami akan lanjutkan pembangunan gardu induk Tanggeung," katanya.

Anggota DPR RI Eddy Soeparno yang ikut berdiskusi mengatakan, solusi terdekat adalah mendistribusikan listrik dari Gardu Induk Cianjur.

"Jika dari Pelabuhan ratu Sukabumi jaraknya jauh, pembebasan lahan tinggi, dan pembangunan bisa memakan waktu 55 bulan," katanya.

Ia mengatakan, sebagai anggota DPR RI tetap akan mendorong agar gardu Tanggeung segera berfungsi.

Baca juga: Sinetron Ikatan Cinta Disebut Makin Membosankan, Rating Turun, Siap-siap Dibungkus? Ini Kata Manajer

Baca juga: SPOILER Sinopsis Ikatan Cinta Malam Ini Rabu 3 Maret, Elsa Lagi-lagi Keuarkan Kalimat Andalan

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved