Breaking News:

Sempat Ambrol, Proyek Jembatan Cikidang Mangkrak, DPUTRPRKP Pangandaran Pilih Putus Kontrak

Mangkraknya proyek pembangunan jembatan tersebut dikarenakan pihak pelaksana tidak mampu menyelesaikan pekerjaan hingga batas waktu yang disepakati.

Tribun Jabar/ Padna
kondisi proyek pembangunan yang mangkrak di penghubung wilayah Desa Babakan sampai Pantai Timur di Cikidang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Pembangunan jembatan penghubung wilayah Desa Babakan sampai Pantai Timur di Cikidang Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, mangkrak.

Mangkraknya proyek pembangunan jembatan tersebut dikarenakan pihak pelaksana tidak mampu menyelesaikan pekerjaan hingga batas waktu yang disepakati.

Akibatnya, pihak Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (DPUTRPRKP) Kabupaten Pangandaran, memutus kontrak pelaksanaan proyek jembatan tersebut.

Kabid Binamarga DPUTRPRKP Pangandaran, Nanang Heryanto mengatakan, pihaknya sudah memutus kontrak kerja pembangunan jembatan Cikidang dengan pihak pelaksana.

"Pemutusan kontrak itu dikarenakan hasil kerja tidak memenuhi progres," ujar Nanang saat dihubungi wartawan melalui selulernya, Selasa (2/3/2021).

Ia memaparkan, pembangunan proyek senilai kurang lebih Rp 17 miliar itu seharusnya rampung pada akhir tahun 2020 lalu.

"Kami sudah memberikan tambahan waktu selama 50 hari. Namun kenyataannya pekerjaan tak kunjung selesai, akhirnya diputus kontrak," katanya.

Baca juga: Mau Beli Rumah Bebas PPN, REI Jabar Sebut Harus Rumah yang Ready Stock

Ia memaparkan, kontrak diputus, kemudian untuk jaminan disita dan sisa anggaran dikembalikan ke kas Daerah.

"Untuk penghitungan progres pekerjaan belum kami lakukan. Dan prosesnya harus melibatkan tim ahli dan tim auditor," kata Nanang.

Halaman
12
Penulis: Padna
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved