Breaking News:

Dibiarkan Ambruk 3 Bulan, Seniman Tradisional Pertanyakan Perbaikan Geo Theater Rancakalong

Gedung tersebut hingga saat ini masih dipasang garis polisi, sehingga, seniman dan warga setempat hanya bisa meratapi kerusakan bangunan

Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Kondisi Geo Theater Rancakalong yang hingga saat ini tak kunjung diperbaiki. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Seniman tradisional di Kabupaten Sumedang mempertanyakan perbaikan Gedung Geo Theater Rancakalong yang ambruk diterjang angin kencang pada 8 Desember 2020 lalu.

Pasalnya, gedung yang berfungsi sebagai pusat pertunjukan seni dan budaya sunda tersebut hingga saat ini tak kunjung diperbaiki hingga material bangunan seperti atapnya yang ambruk dibiarkan berserakan begitu saja.

Pantauan Tribun Jabar, Selasa (2/3/2021), gedung tersebut hingga saat ini masih dipasang garis polisi, sehingga, seniman dan warga setempat hanya bisa meratapi kerusakan bangunan yang hanya terbuat dari material kayu itu.

Seniman Tradisional Celempungan, Sutisna (50), mengatakan, hingga saat ini belum ada kejelasan kapan Geo Theater tersebut bakal diperbaiki, padahal gedung itu sudah ambruk sejak tiga bulan yang lalu.

"Tolong harus ada kejelasan, segeralah perbaiki karena baru saja ada (dibangun) sudah hilang lagi," ujarnya kepada Tribun saat ditemui di Geo Theater, Jalan Lebak Tulang-Sabagi, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, Selasa (2/3/2021).

Sejauh ini, kata dia, Pemkab Sumedang juga belum memberikan informasi kepada seniman tradisional terkait waktu perbaikan Gedung Geo Theater tersebut, hingga akhirnya muncul pertanyaan.

"Saya pribadi belum mendapat informasi, jadi belum tahu kapan akan diperbaiki," kata Sutisna.

Baca juga: Bongkar Honor Main di Ikatan Cinta, Amanda Manopo Nyaris Gagal Jadi Andin, Manager; Sampai Nego-nego

Menurutnya, ditengah pandemi Covid-19 ini, Geo Theater sangat dibutuhkan penggiat seni tradisional karena penampilan mereka di luar ruangan saat ini sudah dibatasi untuk mencegah penyebaran virus Corona.

Selain itu, kata Sutisna, Geo Theater itu juga merupakan satu-satunya ruang yang tepat bagi semua seniman di Kabupaten Sumedang untuk menampilkan kemampuannya.

"Kalau saya sama sekali belum pernah coba tampil disini karena keburu ambruk," ucapnya.

Kepala Bidang Tata Bangunan, Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Sumedang, Budi Santosa mengatakan, perbaikan Geo Theater tersebut akan dilaksanakan pada tahun ini.

"Untuk saat ini masih dalam tahap kajian oleh kementerian. Jadi belum bisa diperbaiki karena hasil kajiannya belum keluar," kata Budi.

Baca juga: Munculnya Dua Buaya di Muara Cisela Cianjur Hebohkan Warga, Polisi Air Segera Turun ke Lokasi

Ia mengatakan, perbaikan Geo Theater itu tidak akan membutuhkan waktu yang lama, karena kerusakannya sekitar 40 persen, itupun hanya bagian atapnya saja.

"Tidak ambruk semua, seperti kuda-kudanya masih utuh, jadi hanya atapnya saja. Kalau yang lainnya tidak ada yang rusak," ucapnya.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved