Saran BPBD Sumedang bagi Pendaki yang Ingin Mendaki Gunung Cakrabuana, Persiapan Jadi Kunci
BPBD Kabupaten Sumedang membagikan tips aman kepada pendaki pemula yang berencana melakukan pendakian di gunung yang memiliki ketinggian 1721 mdpl itu
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pendaki asal Kelurahan Derwati, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Dasep Hidayat Permana (60), yang hilang nyawa karena terjatuh ke jurang saat mendaki di Gunung Cakrabuana, menyedot perhatian.
Secara geografis, Gunung ini berada di empat kabupaten, yakni Kabupaten Majalengka, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Garut, dan Kabupaten Sumedang.
Insiden tragis yang menimpa korban terjadi di Desa Cilengkrang, Kecamatan Wado, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Sabtu (6/9/2025) sekira pukul 12.30.
Peristiwa nahas ini terjadi saat korban berasma sebleas orang temannya dalam perjalanan menuruni puncak gunung.
Baca juga: Mengenal Gunung Cakrabuana yang Punya Peran Penting Sejarah Sunda dan Jalur Pendakiannya
Korban terpeleset hingga terjatuh ke jurang sedalam 30 meter.
Pascakejadian tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumedang, membagikan tips aman kepada pendaki pemula yang berencana melakukan pendakian di gunung yang memiliki ketinggian 1721 mdpl itu.
Anggota Pusdalops BPBD Sumedang, Dede Fadilah, mengatakan, persiapan sebelum melakukan pendakian adalah kunci utama untuk memastikan keselamatan dan kelancaran pendaki.
"Persiapkan fisik dan mental, serta perlengkapan yang sesuai," kata Dede Fadilah, kepada Tribun Jabar.id, Minggu (7/9/2025).
Selain itu, katanya, para pendaki harus memperhatikan banyak hal saat melakukan pendakian lantaran di gunung tersebut banyak jalur yang terjal.
"Pendaki harus hati-hati, selain jalur terjal, juga dipenuhi batuan curam dan akar pohon yang licin," ucapnya.
Dede menyebutkan, pendaki harus mempersiapkan berbagai perlengkapan yang memadai guna menjaga keselamatan dan kenyamanan selama pendakian.
"Bawa perbekalan yang cukup, terutama air dan makanan manis untuk menambah energi," katanya.
Baca juga: KRONOLOGI Pendaki Derwati Bandung Tewas di Gunung Cakrabuana Sumedang, Jatuh ke Jurang saat Turun
Kemudian, kata Dede, untuk menjaga hal yang mungkin terjadi, pendaki
sebaiknya melibatkan warga lokal saat melakukan pendakian.
"Ajak warga lokal yang mengatahui situasi di lapangan, jangan memaksakan diri untuk terus mendaki hingga puncak. Kalau memang dirasa sudah tidak mampu, lebih jangan memaksakan, istirahat dulu lalu pulang," katanya.
| Suasana Haru di Gedung Negara Sumedang Saat Lepas 95 Calon Haji Menuju Asrama Haji Indramayu |
|
|---|
| Profil MAN Insan Cendekia, Sekolah Gagasan BJ Habibie yang Kini Hadir di Sumedang |
|
|---|
| Viral Keributan Usai Nobar Persib vs Persija di Caracas Kuningan, Polisi Ungkap Pemicunya |
|
|---|
| Mahasiswa ITB yang Hilang di Gunung Puntang Ditemukan Tersesat 8 KM dari Jalur Awal Pasir Kuda |
|
|---|
| BREAKING NEWS Mahasiswa ITB yang Hilang di Gunung Puntang Ditemukan Selamat di Leweung Malang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/Tim-SAR-Gabungan-mengevakuasi-jasad-pendaki-di-Gunung-Cakrabuana.jpg)