Breaking News:

Wisatawan Mancanegara yang Datang Ke Jabar Hanya Kru Kapal, Tingkat Hunian Kamar Hotel Turun

Pandemi Covid-19 mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan mancanegara termasuk tingkat hunian kamar hotel bintang maupun nonbintang yang turun

Penulis: Putri Puspita Nilawati | Editor: Siti Fatimah
omegahotelmanagement.com
ILUSTRASI- Pandemi Covid-19 mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan mancanegara termasuk tingkat hunian kamar hotel bintang maupun nonbintang yang turun 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pandemi Covid-19 berdampak besar pada industri hotel dan restoran di Indonesia termasuk di Jawa Barat khususnya Kota Bandung.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel di Jawa Barat pada Januari 2021 mencapai 26,68 persen atau turun 12,12 poin dibandingkan TPK Desember yang mencapai 38,80 persen.

"Penurunan bukan hanya pada hotel bintang tapi juga hotel nonbintang, karena pandemi Covid-19 juga membuta tingkat kunjungan orang atau wisatawan ke suatu daerah juga menurun, ini tentunya berdampak pada tingkat hunian hotel," kata Kepala BPS Provinsi Jawa Barat, Dyah Anugrah Kuswardani pada acara bulanan pemaparan Inflasi Jawa Barat secara daring, Senin (1/3/2021).

Baca juga: VIDEO Fenomena Hujan Es Terjadi di Kabupaten Majalengka, Ini Penjelasan BMKG

BPS juga mencatat, TPK hotel bintang Januari 2021 sebesar 29,16 persen, turun 16,06 poin dibandingkan TPK Desember 2020 yang mencapai 45,22 persen. Sementara TPK hotel nonbintang mencapai 18,89 persen, turun 1,07 poin dibandingkan Desember 2020 yang mencapai 19,96 persen.

Untuk periode Januari 2021 TPK Hotel Bintang lebih tinggi dari TPK Hotel Nonbintang.

TPK tertinggi menurut kelas hotel bintang Januari 2021 tercatat pada hotel bintang 3 sebesar 32,39 persen, diikuti oleh hotel bintang 2 sebesar 31,51 persen, hotel bintang 1 sebesar 30,01 persen dan hotel bintang 5 sebesar 29,71 persen. TPK terendah terjadi pada hotel bintang 4 sebesar 25,33 persen.

Baca juga: Cara Beda Nikmati Kopi, Coba Yuk Ngopi Di Tengah Hutan Pinus

Untuk TPK hotel nonbintang pada Januari 2021 sebesar 18,89 persen, turun 1,07 poin dibandingkan Desember 2020 yang tercatat 19,96 persen. Penurunan TPK terjadi di kelompok hotel dengan kamar 10-24 dan kelompok kamar >40.

TPK tertinggi untuk hotel nonbintang terjadi pada hotel dengan kelompok kamar 25-40 sebesar 23,39 persen. Sedangkan TPK hotel nonbintang yang terendah sebesar 14,05 persen terjadi pada hotel dengan kelompok kamar <10.

Selain tingkat hunian hotel juga menurun, Dyah juga menyebutkan tingkat kunjungan wisatawan melalui pintu masuk Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung, Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka dan Pelabuhan Muarajati di Kota Cirebon juga mengalami penurunan.

Sejak Maret 2020, untuk mengurangi penyebaran COVID-19, Bandara Husein Sastranegara dan Bandara Kertajati ditutup sementara untuk penerbangan internasional.

Baca juga: VIDEO Ratusan Pegawai Dinas PU Kabupaten Sukabumi Divaksin Covid-19

Sehingga sampai Agustus 2020 tidak ada wisatawan mancanegara yang masuk ke Jawa Barat melalui bandara, namun di bulan September, Oktober dan November terdapat penerbangan terbatas untuk rute internasional di Bandara Husein Sastranegara.

Wisman yang tercatat datang ke Jawa Barat Januari 2021 sebanyak 169 orang, atau naik 56,48 persen dari bulan sebelumnya yang berjumlah 108 orang.

Seluruhnya adalah kru kapal yang datang melalui Pelabuhan Muara Jati.

Jumlah ini turun 98,69 persen jika dibandingkan Januari 2020 yang tercatat 12.947 orang

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved