Breaking News:

Viral Aksi Kawanan Copet di Alun-alun Bandung, Wakil Wali Kota Bandung; Modusnya Berbagai Macam

Aksi kawanan copet di Alun-alun Bandung  viral di media sosial menurut Wali Kota Bandung Yana Mulyana salah satunya akibat kerumunan

TRIBUN JABAR/DONY INDRA RAMADHAN
ilustrasi alun-alun kota bandung- Aksi kawanan copet di Alun-alun Bandung  viral di media sosial menurut Wali Kota Bandung Yana Mulyana salah satunya akibat kerumunan 

TRIBUNJABAR. ID,  BANDUNG- Aksi kawanan copet di Alun-alun Bandung  viral di media sosial mendapat perhatian
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana.

Menurut Yana panjangnya masa pandemi, membuat  kejahatan di Kota Bandung meningkat. 

"Selama covid,  ekonomi terganggu, sehingga tingkat kejahatan sangat mungkin untuk meningkat," ujar Yana du Balai Kota, Senin (1/3). 

Baca juga: Wisatawan Mancanegara yang Datang Ke Jabar Hanya Kru Kapal, Tingkat Hunian Kamar Hotel Turun

Yana meminta Satpol PP, beserta seluruh stakeholder terkait, untuk melakukan patroli lebih giat khususnya di kawasan Alun-alun tertibkan kawasan copet.

"Aksi copet, viral di media sosial. cukup meresahkan dan modusnya berbagai macam, " ujar Yana.

Yana mengatakan dengan ditutupnya taman Alun-alun Kota Bandung sepertinya memindahkan kerumunan di sekitarnya. Warga banyak berkerumun di trotroar sekitar Alun alun sehingga mengundang orang berbuat jahat.

Baca juga: Babi Hutan Gunung Cikuray Mengamuk di Pemukiman Warga di Garut, Lukai Anak-anak dan Lansia

"Saya meminta warga untuk tetap menjauhi kerumunan. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, selain itu, kerumunan juga berpotensi untuk terjadi penularan covid  19," ujar Yana. 

Sementara itu, Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban  Umum (Trantibum), Satpol PP Kota Bandung Taspen Efendi mengatakan, pihaknya saat ini meningkatkan patroli dan mengawasi warga di tempat keramaian termasuk di Alun-alun Bandung.

Taspen mengatakan patroli ditingkatkan tapi tidak bisa menjamin kejahatan menghilang termasuk copet karena sulit mengawasi selama 24 jam.

Baca juga: Rumahnya Dirobohkan untuk Evakuasi Korban Longsor, Pengorbanan Warga Bojongkondang Berakhir Manis

"Ketertiban akan lebih terjaga,tapi kalau tingkat kejahatan kami tidak bisa menjamin apalagi tindak kriminal wewenang kepolisian," ujar Taspen. 

Taspen mengatakan, pihaknya pernah menerima laporan korban kecopetan tapi hanya bisa mengarahkan lapor polisi.

"Satpol PP siap memberikan kenyamanan kepada warga dari gangguan ketertiban umum,,"ujar Taspen. 

Penulis: Tiah SM
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved