Breaking News:

Gempa Bumi

Sesar Lembang Bisa Picu Gempa Bumi Magnitudo 6.8 SR, Wilayah Ini Berpotensi Alami Kerusakan Tinggi

Sesar bisa memicu bencana gempa bumi hingga Magnitudo 6.8 SR dan satu kawasan berpotensi alami kerusakan tinggi karena miliki patahan sesar kompleks

google
ilustrasi - Sesar Lembang yang membentang 29 km dari Batu Lonceng sampai Padalarang. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Belakangan Sesar Lembang menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Pasalnya setelah 10 tahun lamanya, sesar ini kembali aktif.

Menurut pantauan para ahli, Sesar bisa memicu bencana gempa bumi hingga Magnitudo 6.8 SR. Jika gempa dengan kekuatan sebesar ini terjadi, akan berpotensi menyebabkan bencana alam lainnya seperti longsor.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dadan Wardani mengatakan, hal tersebut masih prakira para ahli. 

Baca juga: Persib Bandung Gelar Latihan Lagi Hari Ini, Tertutup, Ada Siaran Langsung di YouTube

"Ini kan bentuknya masih perkiraan para ahli, gempa sendiri salah satu bencana yang tidak bisa di prediksi kapan terjadinya," ucapnya saat diwawancarai, Minggu (28/2/2021).

Kendati demikian, Wilayah Kecamatan Cisarua menjadi salah satu kawasan dengan potensi kerusakan tertinggi.

Menurut Dadan, hal tersebut dikarenakan di Kecamatan Cisarua terdapat patahan sesar yang cukup kompleks.

Baca juga: Beredar Isu Amanda Manopo Adu Mulut dengan Sang Ibu di Depan Umum, Kuasa Hukum Angkat Bicara

"Tidak seperti jalur Sesar Lembang lainnya, di wilayah Cisarua sendiri jalur ya sedikit kompleks dan berbelit, dengan demikian wilayah ini memiliki potensi kerusakan yang tinggi dibandingkan wilayah lainnya," katanya.

Dadan bersama pihaknya dan berkoordinasi dengan pihak terkait melakukan Mitigasi kepada masyarakat, bukan hanya kawasan Cisarua, tetapi seluruh kawasan daerah rawan Sesar Lembang

"Kita dari tim BPBD bersama pihak terkait lainnya melakukan Mitigasi dengan cara memberikan penyuluhan seperti brosur terkait Sesar Lembang, dan juga rencananya akan dibangun 10 desa tangguh bencana di KBB," kata dia.

Baca juga: Apa Perbedaan Skala Richter dan Skala MMI untuk Mengukur Kekuatan Gempa Bumi? Ini Penjelasannya

Menyikapi hal tersebut, Dadan berharap, warga yang berada dikawasan jalur Sesar Lembang agar tidak panik dan tetap melakukan Mitigasi.

"Kita mengharapkan masyarakat sekitar agar tetap tenang dan tidak panik, kita bersama tim lainnya pun akan memberikan arahan dan Mitigasi, semoga warga melakukan hal yang sama untuk mengedukasi yang lainnya." pungkasnya. 

Penulis: Wildan Noviansah
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved