Breaking News:

600 dari 1.200 Anggota Pegang Senpi, Begini Antisipasi Kapolres Sumedang agar Tidak Salah Guna

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto memastikan, pihaknya sudah melakukan antisipas

Tribun Jabar/ Hilman Kamaludin
Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo Robbiyanto 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto memastikan, pihaknya sudah melakukan antisipasi penyalahgunaan senjata api (senpi) dan narkoba oleh anggota Polres Sumedang.

Eko mengatakan, dari total 1.200 anggota Polres Sumedang, sebanyak 600 personel diantaranya  memegang atau dibekali senjata api.

"Terkait senjata api, kami pun melakukan pengecekan ulang, terhadap kondisi senjata api, apakah dalam kondisinya baik atau tidak," ujar Eko, belum lama ini.

Selain itu, pihaknya juga telah melakukan pengecekan administrasi terhadap kepemilikan senjata tersebut, apakah surat tersebut sudah kedaluwarsa atau tidak.

"Anggota Polres Sumedang yang dibekali senjata api itu juga dilakukan tes psikologi ulang guna menghindari penyalahgunaan senjata api oleh anggota," katanya.

Baca juga: Hari Kedua Jadi Wabup Karawang, Aep Syaepuloh Blusukan ke Titik Banjir di Kelurahan Tanjungpura

Sementara untuk antisipasi penyalahgunaan narkoba yang bisa memicu penyalahgunaan senjata api, pihaknya mengadakan tes urine kepada anggotanya.

"Dari 250 personel Polres Sumedang yang kami lakukan tes urin tersebut hasilnya semua negatif. Alhamdulillah belum ada anggota Polres Sumedang yang terindikasi menggunakan narkoba," ucap Eko.

Eko mengatakan, tes urine tersebut dilakukan guna mengetahui, apakah ada anggota yang terindikasi mengkonsumsi narkoba atau tidak.

Tes urine tersebut, kata Eko, dilalukan secara acak dan mendadak atau tidak dilakukan pemberitahuan sebelumnya, serta tentunya dengan menerapkan standar protokol kesehatan.

Baca juga: Detik-detik Millen Cyrus Ditangkap Karena Narkoba Lagi, Siang Ini Masih Diperiksa

"Sehingga tentunya sangat bergantung dengan jumlah personel dan test skrip yang ada. Kami juga bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumedang," katanya.

Setelah antisipasi penyalahgunaan senjata api dan narkoba dilakukan, Eko mengintruksikan agar jajarannya tidak coba-coba untuk menyalahgunakan narkoba.

"Baik itu mengkonsumsi maupun mengedarkan," ucap Eko.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved