Breaking News:

Ular Piton 2,5 Meter Menggantung di Pohon Jambu di Tanjung Sari, Petugas Damkar Langsung Evakuasi

arga Dusun Pasigaran, RT 1/4, Desa Pasigaran, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang digegerkan dengan penemuan seekor ular piton

ist
Tim Unit Rekasi Cepat (URC) UPT Damkar wilayah Tanjungsari saat mengamankan ular piton atau sanca batik sepanjang 2,5 meter. 
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Warga Dusun Pasigaran, RT 1/4, Desa Pasigaran, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang digegerkan dengan penemuan seekor ular piton atau Sanca Batik yang menggantung di Pohon Jambu, Rabu (24/2/2021).

Pasalnya, ular yang ditemukan warga setempat bernama Teti (45) itu memiliki ukuran yang cukup panjang dan besar.
Sehingga warga meminta bantuan ke petugas Pemadam Kebakaran untuk menangkap ular tersebut.

Komandan Pleton Pemadam Kebakaran, Kabupaten Sumedang, Arifin Rachmat, mengatakan, ular piton atau Sanca Batik yang ditemukan warga tersebut memiliki panjang 2,5 meter dan berat sekitar 6 kilogram.

"Ular itu dievakuasi oleh tim Unit Rekasi Cepat (URC) UPT Damkar wilayah Tanjungsari," ujarnya melalui pesan singkat kepada Tribun Jabar atau TribunJabar.id.

Dalam melakukan evakuasi ular ini, petugas Damkar hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam lebih dan tidak menggunakan peralatan khusus.
Ular itu ditangkap oleh beberapa petugas Damkar.

"Kami mendapat laporan pada pukul 09:35 WIB, lalu melakukan evkuasi pada pukul 09.45 WIB dan selesai evakuasi pada pukul 11:00 WIB," kata Arifin.

Selama melakukan evakuasi, pihaknya memastikan tidak ada korban dari petugas ataupun warga setempat yang sampai digigit ular tersebut.

"Jadi, untuk korban gigitan nihil," katanya.

Arifin mengatakan, ular itu merupakan ular liar yang hingga saat ini belum diketahui asalnya karena saat ditemukan sudah berada di pohon jambu.

Sementara setelah ular itu berhasil dievakuasi oleh petugas, pihaknya langsung menyerahkannya ke pihak yang berwenang dalam menangani masalah hewan.

"Setelah evakuasi, selanjutnya ular diserahkan ke komunitas pecinta binatang," ucap Arifin.
 
Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved