Breaking News:

Perayaan Imlek 2021

Saat Imlek Ahok Ungkap Rahasia Terpendam 9 Tahun Antara Dia dan Jokowi, Megawati Jadi Penentu Sikap

Saat perayaan Imlek virtual PDI-P, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok mengungkap rahasia terpendam antara dia dan Jokowi, ia merasa tidak dikehendaki.

TRIBUNNEWS/KOMPAS.COM
Ahok ungkap perasaannya sebagai orang yang tidak dikehendaki saat mendampingi Jokowi dalam Pilkada 2012, Pilgub DKI Jakarta. 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA - Dalam sebuah perayaan Imlek virtual, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan rahasia yang terpendam selama 9 tahun.

Rahasia itu merupakan perasaan yang dimiliknya pada Pilkada 2012, atau saat Pilgub DKI Jakarta saat ia menjadi mendamping Jokowi sebagai wakil gubernur. 

Politikus PDI-P itu mengungkapkan rahasia yang sudah terpendam selama 9 tahun (2012-2021) adalah banyak pihak yang meragukannya sebagai calon wakil gubernur karena latar belakangnya yang dobel minoritas.

Baca juga: Baru Hari Pertama Libur Panjang Imlek, 22 Orang di Daerah Ini Terkonfirmasi Positif Covid-19,

Baca juga: Heboh Janda Muda di Cianjur Melahirkan Tanpa Rasakan Hamil, Polisi Turun Tangan, Ini yang Dilakukan

Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.
Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok. (Instagram/basukibtp)

"Saya hanya dengar, ketika itu sebenarnya pendamping Pak Jokowi bukan saya sebetulnya. Karena kalau saya kan akan menurunkan nilai seorang Pak Jokowi, saya turunan Tionghoa, agama saya bukan yang mayoritas," kata Mantan Gubernur DKI Jakarta itu dalam acara Perayaan Imlek yang diadakan oleh PDIP-P secara virtual, Jumat (12/2/2021).

Namun, kenyataan berkata lain. Melalui Pilkada DKI Jakarta 2012, pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama terpilih menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta dalam dua kali putaran.

Kala itu, Jokowi-Ahok berhasil mengalahkan 5 pasangan calon (paslon) lain yaitu Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli, Hendardji Soepandji-Ahmad Riza Patria, Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini, Faisal Basri-Biem Benyamin, dan Alex Noeedin-Nono Sampono.

Ahok juga mengatakan, keraguan banyak pihak itu terjadi lagi ketika ia kembali mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta pada tahun 2017.

Baca juga: Ahok Ceritakan Soal Pilgub DKI 2012 dan Ungkap Alasannya Bergabung dengan PDI-P

Baca juga: Bikin Pangling, Cantiknya Istri Ahok Puput Nastiti Devi Rayakan Imlek, Kondisi Perutnya Disorot

Gaya baru penampilan istri Ahok atau BTP, Puput Nastiti Devi yang menggendong baby Yosafat.
Gaya baru penampilan istri Ahok atau BTP, Puput Nastiti Devi yang menggendong baby Yosafat. (Instagram/btpnd)

Keraguan orang itu ia ketahui, ketika banyak orang yang menyarankan dia mundur dari pencalonan. 

Ahok yang kini menjabat Komisaris Utama PT Pertamina itu kemudian mengungkapkan bahwa Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri tetap memilihnya sebagai calon kepala daerah yang diusung PDI-P karena menilai kinerja Ahok selama ini.

"Tetapi Ibu Mega mengatakan 'Saya memilih Ahok untuk maju karena dia memang bisa kerja'," cerita Ahok.

Halaman
12
Editor: Adi Sasono
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved