Rabu, 8 April 2026

Pembunuh Keluarga Seniman di Rembang Ditangkap, Pelaku Bekerja Sendirian

Polisi berhasil menangkap pembunuh keluarga seniman di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Editor: Giri
Istimewa via TribunWow.com
Ilustrasi pembunuhan. 

TRIBUNJABAR.ID, REMBANG - Polisi berhasil menangkap pembunuh keluarga seniman di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Pelaku ditangkap di kediamannya di Desa Pragu, Kecamatan Sulang, Rembang

"Pembunuhan dilakukan oleh seorang atas nama Sumani, tersangka tunggal," ucap Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Ahmad Lutfi di Mapolres Rembang, Kamis (11/2/2021).

Lutfi menambahkan, pihaknya belum mengetahui motif pelaku membunuh satu keluarga ini.

"Tersangka belum bisa dimintai keterangan dikarenakan sakit," katanya.

Sejauh ini pihaknya telah memeriksa sebanyak 16 saksi dalam kasus tersebut.

Selain itu, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa ponsel, sabit, gelang perak, jarum emas, cincin emas, anting, buku rekening, hingga sepeda motor.

Hadapi Libur Panjang Imlek, Ini Skenario yang Akan Dijalankan PJR Cipularang

Demokrat Beri Julukan Panglima kepada Donald Trump, Tapi Ada Kata Penghasut di Belakangnya

Sebanyak empat orang dalam satu keluarga ditemukan tewas di Padepokan Seni Ongko Joyo, Desa Turusgede, Kecamatan Rembang Kota, Kabupaten Rembang, Kamis (4/2/2021).

Mereka adalah, seniman Anom Subekti, istrinya Tri Purwati, anaknya Alfitri Saidatina, dan cucunya Galuh Lintang.

Anom Subekti merupakan pencipta lagu "Rembang Indah".

Lagu tersebut sempat populer pada masanya, sekitar tahun 90-an.

"Pak Bekti (pencipta lagu) Rembang Indah. Populer pas jaman radio RSPD Rembang," ucap rekan Anom Subekti, dalang Sigid Ariyanto saat dihubungi wartawan, Jumat (5/2/2021).

Selain seorang pencipta lagu, Anom Subekti juga merupakan seorang yang bergelut di dunia kesenian daerah.

"Dia itu ketoke (sepertinya) hanya jual-beli gamelan, yang jelas awalnya menyewakan gamelan. (Profesi dalang) arang-arang (jarang-jarang). Dia kan kan penasihat di Pepadi (Persatuan Pedalangan Indonesia) Rembang," katanya.

Kapolres Rembang AKBP Kurniawan Tandi Rongre mengatakan, keempat korban yang tewas tersebut diduga dibunuh pada dini hari saat semuanya sedang tertidur pulas.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved