Breaking News:

Donald Trump Akan Hadapi Sidang Pemakzulan, Namun Kini Ditinggal Pengacaranya

Nasib Donald Trump kian menyedihkan. Setelah usahanya menggagalkan kemenangan Joe Biden tak berhasil, kini dia ditinggalkan pengacaranya.

TWITTER
Presiden AS Donald Trump berpidato dan diunggah di Twitter, Kamis (7/1/2021). Donald Trump ditinggal beberapa pengacara menjelang sidang pemakzulan. 

TRIBUNJABAR.ID, WASHINGTON DC - Nasib Donald Trump kian menyedihkan. Setelah usahanya menggagalkan kemenangan Joe Biden tak berhasil, kini dia ditinggalkan pengacaranya.

Beberapa pengacara Donald Trump dikabarkan mengundurkan diri menjelang sidang pemakzulan mantan presiden Amerika Serikat (AS) tersebut.

Kabar itu diungkap oleh CNN pada Sabtu (30/1/2021) yang mengutip sumber anonim.

Media AS tersebut mengatakan, lima pengacara termasuk dua yang dianggap memimpin tim, meninggalkan Trump karena tidak setuju dengan strategi hukumnya.

Sebab, kata CNN, Trump ingin para pengacaranya tetap memperjuangkan klaim tak berdasar bahwa pilpres AS 2020 dicurangi, daripada fokus pada legalitas pemakzulan seorang mantan presiden.

CNN juga mengabarkan, Trump tidak mau perintahnya didebat.

Pertokoan, Mal, dan Kafe di Kota Sukabumi Dibatasi Jam Operasionalnya, hingga 8 Februari

Guru Dilarang Unggah Foto Sedang Makan di Luar di Media Sosial Selama WFH, Ini Alasannya

Para pengacara yang mundur antara lain Butch Bowers dan Deborah Barbier, yang diperkirakan bakal memimpin pembelaan Trump.

CNN dan media-media AS lainnya melaporkan, pengunduran itu adalah keputusan bersama mereka.

"Kami telah melakukan banyak pekerjaan, tetapi belum membuat keputusan akhir tentang tim hukum kami, yang akan dibuat segera," kicau penasihat Trump, Jason Miller, saat menanggapi laporan tersebut.

Kondisi ini membuat Trump yang sedang menanti sidang pemakzulan keduanya, menghadapi rintangan baru.

Meski begitu, tampaknya Trump bisa selamat lagi seperti di pemakzulan pertama, karena hampir semua senator dari partainya mengisyaratkan penentangan sidang yang akan dimulai pada 9 Februari.

Warga Jalan Radio Dayeuhkolot Geger, Wanita Tanpa Identitas Ditemukan Meninggal di Persawahan

Kelompok Antivaksin Beraksi Serukan Covid-19 Tidak Nyata, Fasilitas Vaksinasi Akhirnya Ditutup

Saat ini baru lima anggota Partai Republik yang bergabung dengan semua 50 senator Demokrat guna memakzulkan Trump.

Butuh minimal 17 suara Republikan untuk memakzulkan Donald Trump sang taipan real estate. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Trump Ditinggal Para Pengacaranya Jelang Sidang Pemakzulan"

Editor: Giri
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved