Breaking News:

Bisnis Pikul Peti Jenazah Covid 19

Para Pemikul Peti Jenazah Covid-19 di Cikadut Akan Diangkat Jadi Pekerja Lepas Harian

"Tapi itu nanti saya laporkan dulu, karena itu kebijakan pimpinan," ujar Tadjudin, di TPU Cikadut, kemarin.

Tribun Jabar/Ery Chandra
Suasana di pintu gerbang TPU Cikadut, Sabtu (4/4/2020). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Tata Ruang (Distaru) membuka wacana untuk mempekerjakan para pemuda yang selama ini menjadi tukang pikul jenazah Covid-19 di permakaman khusus Covid-19 di Tempat Permakaman Umum (TPU) Cikadut, Kota Bandung, sebagai pekerja harian lepas.

Wacana itu diungkapkan Sekretaris Distaru Kota Bandung, Tadjudin Sastrawinata, usai menggelar pertemuan dengan para pemikul jenazah itu di TPU Cikadut, Senin (25/1).

"Tapi itu nanti saya laporkan dulu, karena itu kebijakan pimpinan," ujar Tadjudin, di TPU Cikadut, kemarin.

Tadjudin mengaku belum bisa memastikan berapa jumlah PHL yang akan diangkat dan kapan hal itu akan dilakukan.

"Selama ini karena keterbatasan dana memang hanya ada beberapa PHL yang bertugas di sini. Akan kami laporkan dulu, apakah akan ditambah atau seperti apa, terutama untuk penduduk asli di sini," ujarnya.

Puluhan pemuda di sekitar TPU Cikadut menjadi tukang pikul peti berisi jasad pasien yang meninggal karena terpapar atau diduga terpapar Covid-19, sejak lahan pemakaman khusus itu dibuka, April 2020 lalu.

Mereka bertugas menurunkan peti berisi jasad dari ambulans kemudian memikulnya hingga ke liang lahat.

Baca juga: BEJAT, Demi Uang Rp 22 Ribu Seorang Wanita Berbuat Tak Senonoh di Halte, Perekam: Pak, di Hotel Saja

Baca juga: UPDATE Anak Gugat Orangtua Rp 3 Miliar, Ini Detik-detik Kakek Koswara Diteriaki Kata Kasar 2 Pria

Para pemikul jenazah ini menyebut diri mereka sebagai Tim Jasa Pikul Covid 19.

Meski pemakaman dengan protokol Covid di lokasi khusus di TPU Cikadut ini sepenuhnya gratis, pengangkutan jasad dari titik parkir ambulans ke liang lahat sepenuhnya diserahkan pada keluarga jenazah.

Kondisi inilah, yang menurut Fajar Ifana (40), koordinator tim jasa pikul jenazah di TPU Cikadut, membuat para pemuda di sekitar TPU tergerak untuk membantu.

Halaman
123
Penulis: Nazmi Abdurrahman
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved