Penggunaan Knalpot Bising Masih Marak, Polisi Minta Orang Tua Ikut Mengawasi
Ketika jajarannya melaksanakan patroli rutin akhir pekan, pihaknya berhasil menjaring belasan sepeda motor berknalpot bising.
Penulis: Firman Suryaman | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Suryaman
TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Penggunaan knalpot bising masih marak kendati kerap dirazia. Polisi minta orang tua ikut mengantisipasi penggunaan knalpot bising.
"Kami berharap para orang tua ikut berpartisipasi dalam menertibkan knalpot bising yang mengganggu kenyamanan dan ketertiban," kata Kapolsek Indihiang, Kompol Didik Rohim Hadi, Minggu (24/1).
Didik menyebutkan, ketika jajarannya melaksanakan patroli rutin akhir pekan, pihaknya berhasil menjaring belasan sepeda motor berknalpot bising.
"Sabtu (23/1/2021) malam hingga Minggu (24/1/2021) dini hari, setidaknya ada sekitar 15 sepeda motor tertangkap karena mengenakan knalpot bising," ujar Didik dengan nada prihatin.
Menurut Didik, peran orang tua sangat strategis dalam upaya penertiban kendaraan bermotor termasuk knalpot bising.
"Orang tua kan bisa memantau langsung sepeda motor yang digunakan anak-anak. Cobalah tegur kalau knalpot diganti knalpot bising," kata Didik.
Belasan sepeda motor yang terjaring razia tidak bisa diambil lagi sepanjang knalpot tidak diganti dengan knalpot bawaan pabrik.
"Alhamdulillah semua ternyata masih memiliki knalpot standar, sehingga setelah diberi pembinaan langsung diperbolehkan dibawa pulang," ujar Didik.
Baca juga: Masih Pandemi Covid-19, Tahun Ini Pemkot Bandung Targetkan PAD Rp 2,7 Triliun
Baca juga: VIDEO-Kapolres Karawang AKBP Rama Samtama Putra: Jangan Tunggu Diobrak-abrik
Baca juga: Coffee Break Tribun Jabar Hari Ini: PR yang Merepotkan Seluruh Keluarga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pembinaan-kepada-pengendara-sepeda-motor-berknalpot-bising.jpg)