Sabtu, 2 Mei 2026

Dinilai Amerika Serikat sebagai Teroris Berbahaya, Begini Sosok Hambali Dimata Keluarga di Cianjur

Adik kandung Encep Nurjaman alias Hambali, Kankan Abdulkodir (41), mengatakan ia hanya sekilas mengenal sosok

Tayang:
Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: Ichsan
tribunjabar/ferri amiril mukminin
Adik kandung Hambali asal Cianjur, Kankan Abdulkodir 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Adik kandung Encep Nurjaman alias Hambali, Kankan Abdulkodir (41), mengatakan ia hanya sekilas mengenal sosok kakaknya tersebut.

Pasalnya saat Hambali merantau ke Malaysia pada tahun 1983, Kankan baru saja berumur lima tahun.

Bagi Amerika Serikat sendiri Hambali disebut sebagai teroris berbahaya, tak heran setelah ditangkap di Thailand langsung dijebloskan ke penjara Guantanamo di Amerika Serikat .

Menurut Kankan, ia terpaut umurcukup  jauh dengan kakak pertamanya tersebut.

Kankan hanya mengingat dari beberapa warga Cianjur yang merantau bersama ke Malaysia beberapa orang pulang lagi, hanya kakaknya saja yang tidak kembali pulang.

Kankan mengatakan, beberapa sahabat kakaknya di Cianjur juga sudah meninggal. Ia hanya kenal kakaknya tersebut bersahabat dengan satu ustaz tak jauh dari rumahnya.

Baca juga: Klaster Industri Sumbang Kasus Terbesar, Kini 10 Kecamatan di Karawang Ditemukan Kasus Covid-19

Hambali
Hambali (AP)

"Satu sahabat kakak saya di Cianjur juga sudah meninggal belum lama ini," kata Kankan ditemui di rumahnya, Jumat (22/1/2021) malam.

Kankan mengetahui kakaknya merantau dan menikahi orang Malaysia. Namun selama belasan tahun menikah, kakaknya itu tak dikaruniai anak.

"Saya juga mendengar keduanya sehat, mungkin saat itu belum diberi rizki anak oleh Allah SWT," katanya.

Kankan mengatakan, karena peristiwa kakaknya ditangkap dan sudah berlangsung lama, keluarga dan kakaknya sudah mengikhlaskan istrinya untuk menikah lagi.

"Istrinya sudah menikah lagi di Malaysia," katanya.

Kankan mengatakan, dari 12 bersaudara dua kakaknya juga sudah meninggal. Di Cianjur, ibunya masih ada namun dalam kondisi sakit karena usia.

Baca juga: Pantas Longsor, Ini yang Dilakukan Pengembang Perumahan Sebelum Longsor, Dari Kesaksian Warga

"Ibu selalu ingin ikut melihat kakak melalui video, namun karena kondisinya tak memungkinkan maka kami dari keluarga yang selalu menyampaikan kepada ibu bahwa kondisi kakak sehat-sehat saja," katanya.

Kankan mengatakan, ibunya sempat beberapa kali ikut ke Jakarta ketika kondisinya masih sehat dan memungkinkan.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved