Breaking News:

Mengkhawatirkan, Sehari Lebih Dari 50 Orang Bandung Terpapar Covid-19, Walikota Tegas Minta Hal Ini

Angka penularan Covid-19 di Kota Bandung masih tinggi dan perharinya lebih dari 50 orang terpapar virus corona. 

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Siti Fatimah
TRIBUN JABAR / TIAH SM
Ketua Umum covid 19 Kota Bandung Oded M Danial. Angka penularan Covid-19 di Kota Bandung masih tinggi. Perharinya, lebih dari 50 orang terpapar virus corona.  

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Angka penularan Covid-19 di Kota Bandung masih tinggi. Perharinya, lebih dari 50 orang terpapar virus corona. Berdasarkan laman Pusicov Kota Bandung, Rabu (20/1/2021) total kasus Covid-19 di Kota Bandung mencapai 7.274 orang, mengalami peningkatan 62 kasus positif aktif dari sehari sebelumnya.

Dari jumlah itu, 5.796 orang dinyatakan sembuh, dan 164 orang meninggal dunia. 

Sedangkan kasus pasien positif aktifnya mencapai 1.314 orang, mengalami peningkatan 62 kasus positif aktif dari sehari sebelumnya. 

Baca juga: Jenazah Janda Muda yang Tewas Di Bali Tiba di Subang, Ibu Histeris dan Pingsan, Anak Masih Balita

Baca juga: 8 Komitmen Komjen Listyo Sigit Prabowo Jika Terpilih Jadi Kapolri: Transparansi sampai Jadi Teladan

Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengakui jika penularan Covid-19 masih terjadi dan angkanya cenderung naik. 

"Hari ini kalau dilihat dari sisi perkembangan sangat mengkhawatirkan. Ini bukan hanya di Kota Bandung, tapi terjadi di daerah lainnya," ujar Oded di Pendopo Kota Bandung, Rabu (20/1/2021).

Baca juga: Baru Saja Gempa 5,5 Mengguncang Maluku Tenggara, BMKG: Tidak Berpotensi Tsunami

Baca juga: Cantiknya Wirda Mansur Anak Ustaz Yusuf Mansur, Selalu Modis, Dijodohkan dengan Anak Syekh Ali Jaber

Baca juga: Kakek Koswara yang Digugat Anaknya Rp 3 Miliar Itu Ternyata Bukan Orang Sembarangan, Curhat ke Demul

Selama menjalani isolasi mandiri, Oded mengaku terus berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan mengupayakan solusi lain untuk menekan angka penularan virus corona

"Saya sudah bilang ke Pak Ema (Sekda), pekan ini harus secepatnya mengupgrade lagi (evaluasi) apa yang harus kita lakukan kedepan," katanya.

Baca juga: Warga Bandung Terjerat Rentenir? Lapor Saja Ke Satgas Anti Rentenir, Seperti Ini Bantuannya

Baca juga: Pencurian Sepeda Motor di Indramayu Terekam CCTV, Hanya Beberapa Detik Kendaraan Dibawa Lari Pelaku

Evaluasi itu pun, sambung Oded, bakal membahas kelanjutan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) proporsional yang akan berakhir pada 25 Januari 2021.

"Harus dirapatkan dahulu, kan nanti ada pandangan dari Forkompimda," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved