Minggu, 26 April 2026

Pastikan Pencemaran Berkurang, Bibir Ikan 2,5 Ton Disebar di Sungai Citarum

Sebanyak 2,5 ton benih ikan mulai ditebar di Sektor 6 Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu (13/1)

istimewa
Gubernur Jabar Ridwan Kamil bersama Forkopimda Jabar dan Kabupaten Bandung melakukan susur sungai Citarum di Kolam Retensi Cieunteung dan Sektor 6 Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu (13/1) 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebanyak 2,5 ton benih ikan mulai ditebar di Sektor 6 Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Rabu (13/1).

Penebaran bibit ikan ini untuk memastikan keamanan status mutu air Sungai Citarum yang kini sudah berstatus Cemar Ringan dari awalnya berstatus Cemar Berat tiga tahun lalu.

Penebaran benih ikan dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang juga sebagai Komandan Satuan Tugas (Satgas) Citarum Harum, kemudian Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto yang juga Wakil Komandan Satgas Citarum Harum Bidang Ekosistem, Kapolda Jabar Irjen Pol Ahmad Dofiri, dan Kajati Jabar Ade Adhyaksa.

Baca juga: Kabupaten Bandung Terima 7650 Dosis Vaksin Covid-19, Masih Kurang, Ini Kata Kadinkes

Selain menebar benih ikan, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar dan Kabupaten Bandung bersama elemen masyarakat pun melakukan penanaman pohon di sekitar Sungai Citarum.

Mereka juga melakukan susur sungai untuk meninjau kondisi terkini Sungai Citarum.

"Kemajuan dari program Citarum Harum, yang ambang batas Sungai Citarum tadinya targetnya akhir tahun ini cuma Cemar Sedang, ternyata sudah Cemar Ringan, alhamdulillah. Mudah-mudahan bisa menyelesaikan permasalahan Citarum lebih cepat daripada Perpres Nomor 15 Tahun 2018 (Tentang Percepatan Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Daerah Aliran Sungai Citarum), tidak usah menunggu tujuh tahun, mungkin dua tahun lagi, insyaallah harusnya bisa jauh lebih baik," kata Gubernur yang akrab disapa Kang Emil ini seusai melakukan rangkaian kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Kang Emil berterima kasih kepada Pangdam III Siliwangi dan jajarannya yang telah sangat serius melakukan rangkaian program Citarum Harum, khususnya kepada para komandan sektornya.

Baca juga: Menanggapi Penolak Vaksinasi, Emil Nyatakan BPOM dan MUI Sudah Berfatwa Aman dan Halal

"Kepada dansektor-dansektor yang memang sudah dari tahun pertama mendisiplinkan, mengelola, membina, agar tepian Sungai Citarum dan Sungai Citarum ini jauh lebih bersih," katanya. 

Hasilnya, katanya, secara umum pihaknya tidak melihat sampah saat melakukan susur sungai.

Hal ini dinilai luar biasa karena sungai jadi relatif lebih bersih.

Kemudian karena status baku airnya sudah Cemar Ringan, pihaknya ingin membuktikan keamanannya, minimal ikan bisa bertahan hidup di Citarum. 

"Jadi kita menaburkan dua setengah ton, ada ikan macam-macam, ada ikan nila, lele, patin, mudah-mudahan suatu hari kita bisa melihat ikan itu berkembang biak dan menjaga habitat yang sangat ekologis," katanya.

Setelah ikannya terbukti bisa hidup di Sungai Citarum, katanya, dirinya menginginkan masyarakat bisa kembali beraktivitas bahkan berenang di Sungai Citarum.

Baca juga: Wagub dan Kapolda akan Disuntik Vaksin Covid-19, Ridwan Kamil Mendampingi, 7 Daerah Ini Prioritas

"Kemudian supaya tidak terjadi longsoran, sedimentasi, kami melanjutkan dengan penanaman pohon yang memang ditargetkan di Jawa Barat penanaman 50 juta pohon. Sudah 20 jutaan tertanam, sudah luar biasa, di lereng-lereng yang gersang dan tandus, termasuk di tepi-tepi sungai dengan tanaman tanaman khas yang bisa mengikat tanah seperti sereh merah, akar wangi, jagung," katanya.

Kang Emil pun mengatakan dalam perjalanan susur sungai melihat banyak potensi pariwisata, salah satunya adalah badan air yang dimiliki oleh PDAM Kota Bandung dan Oxbow Bojongsoang.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved