Breaking News:

Kabupaten Bandung Terima 7650 Dosis Vaksin Covid-19, Masih Kurang, Ini Kata Kadinkes

Kabupaten Bandung menerima vaksin sinovac, akan mulai melakukan vaksin, di Rumah Sakit Ungguk Kesra Medika, di Margaasih, Kabupaten Bandung

istimewa
ilustrasi distribusi vaksin covid-19- Kabupaten Bandung menerima vaksin sinovac, akan mulai melakukan vaksin, di Rumah Sakit Ungguk Kesra Medika, di Margaasih, Kabupaten Bandung, Kamis (14/1/2021). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Kabupaten Bandung menerima vaksin sinovac, akan mulai melakukan vaksin, di Rumah Sakit Ungguk Kesra Medika, di Margaasih, Kabupaten Bandung, Kamis (14/1/2021).

Kepala Dinas Kabupaten Bandung, Grace Mediana, memaparakan, seperti diamanahkan oleh pemerintah pusat, bahwa hari ini Presiden Joko Widodo adalah orang pertama yang menerima vaksin.

"Kemudian ditindaklanjuti oleh kabupaten/kota dalam pelaksanaannya, yang akan dilaksanakan besok, pada tanggal 14 Januari," kata Grace, di Lingkungan Pemda Bandung, Rabu (13/1/2021).

Baca juga: Wagub dan Kapolda akan Disuntik Vaksin Covid-19, Ridwan Kamil Mendampingi, 7 Daerah Ini Prioritas

Menurut Grace, sasaran yang akan divaksin sebanyak 2414.200 orang, untuk seluruh Kabupaten Bandung

"Sedangkan untuk tenaga kesehatan yang diberikan oleh pusat sebanyak 6248 (tenaga kesehatan), tapi kami mengentri terdapat sebanyak 7596 orang, kami telah menerima vaksin sebanyak 7560, jadi kekurangan 36," kata Grace.

Namun, kata Grace, insya Allah akan dipenuhi, seperti janji presiden, bahwa semua akan mendapatkan vaksinasi. 

"Dimulai dari tenaga kesehatan dulu karena akan memberikan kekebalan terhadap tubuh, yang menangani ataupun yang melayani pasien Covid 19. Teknisnya masing-masing untuk melakukan ataupun mendaftar melalui pedulilindung," kata dia.

Baca juga: 21 Pejabat Publik di Pemprov Jabar akan Ikut Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama di RSHS Bandung Besok

Grace menjelaskan, sebetulnya untuk cara penyuntikannya adalah intramoskuler atau suntik biasa, sebetulnya sudah biasa dilakukan.

"Tetapi direfresh kembali, yang sudah  sebanyak 68 tenaga kesehatan, dan akan ditambahkan 400 tenaga kesehatan yang akan di refresh kembali," ucap Grace.

Saat diainggung efek samping, Grace mengatakan, sejauh ini menurut penelitian sangat kecil sekali.

Halaman
12
Penulis: Lutfi Ahmad Mauludin
Editor: Siti Fatimah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved