Jumlah Penerima Bansos di Cianjur Berkurang 49 Ribu Jiwa, Kepala Dinsos Jadi Sasaran Warga Mengeluh
Penerima bantuan sosial di Cianjur berkurang 49 ribu jiwa. Kadinsos jadi sasaran warga yang mengeluh.
Penulis: Ferri Amiril Mukminin | Editor: taufik ismail
TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cianjur Amad Mutawali mengatakan warga Cianjur penerima bantuan pangan non-tunai untuk tahun 2021 berkurang sebanyak 49 ribu.
Hal tersebut diketahui setelah Dinas Sosial mendapat data dari Kementerian Dalam Negeri yang mengharuskan revisi NIK dari total 250 ribu warga Cianjur penerima bantuan sosial dari pusat.
"Ada perubahan data dari Kemensos ternyata dari 250 ribu penerima bantuan sosial sekitar 49 ribu data harus diverifikasi," ujar Mutawali di kantor Dinas Sosial Kabupaten Cianjur Jalan Raya Bandung, Selasa (12/1/2021).
Baca juga: Tiga Mediasi Dilakukan, Anak yang Sudah Maafkan Ibu Kandung di Demak Tak Goyah Teruskan Proses Hukum
Baca juga: Mengapa Kecelakaan Pesawat Sering Terjadi di Awal Tahun? Ini Penjelasan Mantan Investigator KNKT
Mutawali mengatakan, total hasil setelah dikoreksi 49 ribu jiwa, penerima bantuan sosial dari pusat untuk Cianjur berjumlah 203.438 jiwa.
"Kami telah menerima informasi dari pusat bahwa ada data invalid terutama permasalahan NIK, kami sudah mengirimkan surat kepada camat dan kades agar cepat diperbaiki," katanya.
Menurutnya perbaikan data tersebut harus sudah disampaikan dan harus segera diperbaiki.
"Saat ini kami perbaiki dulu, kami berharap warga bersabar nanti sejauh mana hasil verifikasi di lapangan," katanya.
Mutawali berharap, setelah perbaikan NIK, Cianjur bisa mengajukan kembali permohonan mengenai jumlah penerima bantuan dari pusat.
"Terus terang beberapa hari ini kami juga menerima keluhan dari warga yang biasanya menerima tapi saldo mereka nol," katanya.
Baca juga: Hoaks, Kata Komjen Listyo Sigit Soal Namanya yang Disebut-sebut Sebagai Calon Kuat Kapolri
Baca juga: Update Longsor di Cimanggung Sumedang, Satu Lagi Korban Ditemukan Selasa Pagi, Ini Ciri-cirinya