Breaking News:

Belajar Daring Dinilai Tidak Efektif, Daerah Ini Rencanakan KBM Tatap Muka, Terapkan Shifting

Durasi pembelajaran dibatasi dan satu kelas 50 persen sertab kemungkinan akan ada sistem sifhting, jadi masuk pagi dan siang

Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
ilustrasi KBM tatap muka- Pemerintah Daerah bersama Satgas Penaganan Covid-19 dan Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Subang gelar rapat koordinasi (rakor) pelaksanaan kegiatan belajar mengajar tatap muka di masa pandemik Covid-19. 

TRIBUNJABAR.ID, SUBANG - Pemerintah Daerah bersama Satgas Penaganan Covid-19 dan Ikatan Dokter Indonesia Kabupaten Subang gelar rapat koordinasi (rakor) pelaksanaan kegiatan belajar mengajar tatap muka di masa pandemik Covid-19.

Sejauh ini terpantau level kewaspadaan Kabupaten Subang masih berada di zona kuning (resiko rendah).

Rakor tersebut digelar diruang rapat Bupati, dengan dipimpin oleh Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi, pada Selasa (5/1/2021).

Baca juga: BPBD Indramayu Ungkap Penyebab Meluapnya Sungai Cibuaya, Ada Dua Pemicu Utama

"Hasil rapat menyimpulkan bahwa belajar tatap muka akan dilakukan dengan beberapa catatan yang harus dipenuhi," kata Wabup Subang.

Ia menerangkan jika pihaknya belum bisa memberikan kepastian kapan dimulainya belajar tatap muka.

"Meski dari pusat sudah memberikan wewenang terkait belajar tatap muka diatur oleh pemerintah daerah namun hasil rapat tadi akan kita laporkan dulu ke Bupati, soal kapan dimulainya nanti kita bahas lagi." kata Agus.

Baca juga: Cerita Korban Banjir di Indramayu, Sebut Takut Lihat Kondisi Sungai Cibuaya: Airnya Santer Banget

Ketika ditanya perihal teknis pembelajaran, Wabup menjelaskan ada beberapa aturan yang harus ditetapkan.

"Mungkin durasi pembelajaran dibatasi maksimal lima jam, satu kelas 50 persen misal ada 30 orang jadinya nanti 15 orang kemungkinan akan ada sistem sifhting, jadi masuk pagi dan siang." katanya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisbud) Kabupaten Subang Tatang komara mengatakan, keputusan sepenuhnya ada pada Bupati pihaknya hanya akan menyampaikan hasil rekomendasi dari rakor yang telah digelarnya tadi.

Baca juga: VIDEO-AWAS, Lima Daerah di Jabar Masuk ZONA MERAH, Dua Kota Sudah Empat Minggu Berturut-turut

"Tetap kesimpulan tadi, tatap muka akan dilaksanakan di kita, walaupun dengan berbagai catatan, tadi catatannya banyak sekali sementara menunggu kelengkapan hasil dari catatan yang harus dipenuhi tadi, kita tetap lakukan belajar secara daring," Kata Kadisbud Tatang.

Ketika ditanya mengenai efektifitas belajar daring, Tatang juga menjelaskan jika belajar daring di Subang sama sekali tidak efektif,

"Kalau secara umum para orang tua sih keberatan, katanya mereka capek, sebenarnya banyak juga kebutuhan sarana mereka yang tidak terpenuhi untuk belajar daring apa lagi mereka juga keberatan kuota, pokoknya macam-macam lah, artinya secara umum belajar daring tidak efektif." katanya.

Penulis: Irvan Maulana
Editor: Siti Fatimah
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved