Tutup 3 Hari Akibat Harga Kedelai Naik, Produsen Tahu di Lembang Produksi Lagi, Ukuran Lebih Kecil

Produsen tahu di Lembang, Bandung Barat, sempat menghentikan produksinya selama tiga hari pada 1-3 Januari 2021 akibat harga kacang kedelai melonjak.

Penulis: Syarif Pulloh Anwari | Editor: Hermawan Aksan
Tribun Jabar
Salah satu produsen tahu di Lembang 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Para produsen tahu di Lembang, Bandung Barat, sempat menghentikan produksinya selama tiga hari pada 1-3 Januari 2021 akibat harga kacang kedelai melonjak.

Harga kacang kedelai impor saat ini berada di kisaran Rp 9.200 per kilogram, padahal jika kondisi normal, harga kacang kedelai hanya Rp 6.500-Rp 7.000 per kilogram.

Salah seorang produsen tahu asal Lembang, Ayi Cuplis (39), mengaku harus menyiasati kenaikan harga signifikan tersebut.

Baca juga: Rumahnya di Indramayu Terendam Banjir, Siti Sarah Bingung Tidur di Mana Malam Ini

Baca juga: Jika Vaksin Covid-19 Datang, Bupati Pangandaran Siap Jadi yang Pertama Divaksin

"Kami menyiasati dengan cara menaikkan harga tahu atau mengurangi ukuran tahu," ujar Ayi kepada Tribun Jabar, Senin (4/1/2021).

Ayi mengaku, selama tiga hari ke belakang, ia terpaksa menutup produksi tahu karena harga kacang kedelai sangat mahal.

Kini Ayi pun terpaksa mengurangi bahan dasar pembuatan tahu, yang dulu per hari bisa menghabiskan 1 ton 200 kg, kini ia hanya memproduksi bahan tahu sebanyak 700 kg.

"Iya, bahan baku agak dikurangi, lumayan perbedaannya, " ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved