Penanganan Virus Corona

Jika Vaksin Covid-19 Datang, Bupati Pangandaran Siap Jadi yang Pertama Divaksin

Jeje Wiradinata mengatakan, vaksin Covid-19 tersebut rencananya tiba di Pangandaran pada pertengahan Januari ini.

Penulis: Padna | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar/ Padna
Bupati Pangandaran, Jeje Wirdinata 

Laporan Kontributor TRIBUNJABAR.ID, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Bupati Pangandaran Jeje Wirdinata siap menjadi yang pertama divaksin apabila pertengahan bulan Januari tahun ini Vaksin Covid-19 tiba di Pangandaran.

Jeje Wiradinata mengatakan, vaksin Covid-19 tersebut rencananya tiba di Pangandaran pada pertengahan Januari ini.

"Untuk itu, Saya siap menjadi yang pertama disuntik vaksin," kata Jeje kepada beberapa wartawan saat kantornya, Senin (04/01/2021).

Dirinya berharap vaksin tersebut bisa dimanfaatkan sebaik mungkin meskipun pihaknya belum tahu jumlahnya.

"Jumlah positif Covid-19 kini sudah mencapai 80 kasus, di antaranya 27 orang dirawat di RSUD Pandega, sisanya menjalani isolasi mandiri dan itu Orang Tanpa Gejala (OTG)," ucapnya.

Menurut Jeje, pihaknya sudah berkoordiansi dengan para kepala SKPD dan camat untuk mengevaluasi perkembangan Covid-19.

"Untuk orang yang OTG itu, harus melaksanakan perawatan selama 10 hari, setelah sembuh kemudian isolasi selama tiga hari untuk memastikan benar benar sembuh," ujarnya.

Baca juga: Marinir TNI AL Gadungan di Sukabumi Juga Tipu Wanita Cantik Asal Karawang, Korban Curiga karena Ini

Baca juga: Sinyal Rizky Billar dan Lesti Kejora akan Menikah? Ivan Gunawan Pamer Gaun Putih dan Tandai Dedek

Ia menambahkan, kemungkinan Pemerintah Kabupaten Pangandaran akan menerapkan lockdown bagi desa yang memiliki kasus Covid sampai 10 orang ke atas.

"Jika di Desa tersebut ada 10 kasus, itu dilarang mengadakan kegiatan seperti hajatan dan lainya yang mengakibatkan kerumunan," ucapnya.

Kata Jeje, Pangandaran akan melakukan penyemprotan disinfektan khusus ke seluruh wilayah terutama di tempat-tempat fasilitas umum maupun di Desa.

"Kalau sampai saat ini, belum ada kasus dari sektor pariwisata dan kebanyakan kasus yang muncul dari kluster keluarga," ujarnya.

Baca juga: Mensos Risma Larang Bantuan Tunai Dipakai Beli Rokok dan Miras, Belanjakan di e-Warung

Baca juga: Southampton vs Liverpool Dini Hari Nanti - Mohamed Salah Bisa Lampaui Rekor Robbie Fowler

Pemerintah lewat Satgas Covid-19 saat ini terus menggencarkan kampanye penyuluhan 3M (Memakai masker, rajin mencuci tangan, dan selalu menjaga jarak).

Kampanye 3M ini terus menerus disosialisasikan supaya masyarakat tidak lupa bahwa penyebaran Covid-19 banyak datang dari pergerakan manusia. Makanya, pelaksanaan 3M harus dijalankan secara ketat.

Tribunjabar.id, grup Tribunnews.com, mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M ( wajib memakai masker, wajib rajin mencuci tangan, dan wajib selalu menjaga jarak ).

Bersama-kita lawan virus corona.

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved